Kisruh Daftar Pemilih Tetap

Penggelembungan DPT Dinilai Sistematis

VIVAnews - Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai penggelembungan Daftar Pemilih Tetap dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisir.

"Ini semacam kelalaian yang terstruktur dan sistemik," kata Rangkuti dalam diskusi di Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa 24 Maret 2009.
 
Meski tidak ada pemilihan umum yang dilaksanakan tanpa kontroversi, namun menurut Rangkuti kesalahan DPT itu tidak bisa ditolerir. "Kenapa tidak ada keinginan dari KPU untuk sungguh-sungguh mengklarifikasi masalah ini?" kata dia.
 
Ia juga mempertanyakan sikap Partai Demokrat sebagai partai penguasa mengenai kasus itu. "Padahal ini sangat terstruktur, terorganisir, dan sistematis."
 
Untuk menyelesaikan kasus penggelembungan DPT ini, Rangkuti mengatakakn KPU perlu menghitung ulang berapa banyak selisih suara yang ada.  KPU juga harus segera menyerahkan salinan atas keputusan peraturan pengganti undang-undang - yang berisi revisi DPT - kepada partai politik. "Paling lambat Kamis minggu ini<' tegasnya.  Parpol kemudian diberi waktu 3 hari untuk mengecek DPT dari KPU tersebut.

Kasus penggelembungan DPT itu mencuat setelah adanya dugaan penggelembungan di tujuh daerah pemilihan di Jawa Timur.

Perbasi Apresiasi Sukses Pelita Jaya Tembus Babak Utama BCL Asia
Pendeta Gilbert Lumoindong

Hattrick! Pendeta Gilbert Dilaporkan Lagi soal Penistaan Agama ke Polda Metro

Pendeta Gilbert Lumoindong kembali dipolisikan gegara khotbah kontroversialnya oleh Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) ke Polda Metro Jaya.

img_title
VIVA.co.id
26 April 2024