Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 9 Oktober 2015 | 12:57 WIB
  • Terus Efektifkan Rumput Laut, Susi Manfaat Resi Gudang

  • Oleh
    • Siti Nuraisyah Dewi,
    • Rizki Aulia Rachman
Terus Efektifkan Rumput Laut, Susi Manfaat Resi Gudang
Photo :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

VIVA.co.id - Dalam rangka menindak lanjuti soal turunnya harga rumput laut di masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, pada 7 Oktober 2015 lalu, menggelar rapat koordinasi Tata Kelola Rumput Laut bersama pimpinan seluruh asosiasi rumput laut, dan beberapa wakil kementerian-kementerian terkait, juga wakil dari Komisi Rumput Laut.


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Jumat 9 Oktober 2015, mengatakan dari rapat koordinasi itu, dihasilkan beberapa kesepakatan yang di antaranya, yaitu pemerintah bersama seluruh asosiasi rumput laut sepakat bahwa pembudidaya rumput laut harus mendapatkan manfaat ekonomi.

"Untuk itu, asosiasi akan segera melakukan pendataan kebutuhan bahan baku rumput laut di semua asosiasi masing-masing untuk melakukan pembelian stok rumput laut yang dimiliki oleh pembudidaya rumput laut Indonesia," katanya.

Selanjutnya, kata Susi, pembelian jenis rumput laut glacilaria sp akan dilakukan dengan harga minimal Rp6.000 per kilogram, dengan kadar air 18 persen dan jenis eucheuma cottoni Rp8.000 per kg, dengan kadar air 36-38 persen, dan kotoran tiga persen untuk kedua jenis rumput laut tersebut.

Susi menjelaskan, pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait akan memanfaatkan sistem resi gudang Kementerian Perdagangan sebagai salah satu instrumen penyangga harga produk rumput laut di masyarakat.

"Dalam waktu dekat sistem resi gudang akan dilaksanakan di Makassar, dengan penandatanganan beberapa pihak terkait, Kementerian KUKM (Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah), Kemendag, Serikat Pekerja, dan Bank BJB," ujarnya.

Diketahui, saat ini, KKP juga tengah melakukan rapat koordinasi di Makassar, dengan maksud untuk mendorong pengembangan usaha budidaya dan industri rumput laut.

"Jumlah anggaran Ditjen Perikanan dan Budidaya Rumput Laut pada 2015, KKP menyiapkan sebesar Rp40 miliar dan Rp330 miliar di 2016. Lalu, untuk Ditjen Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan pada 2016 sebesar Rp216 miliar untuk pembangunan delapan unit gudang rumput laut dan 10 pabrik rumput laut," kata Susi. (asp)