Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 16 Mei 2017 | 19:20 WIB
  • Risiko Minim, Proyek Kerja Sama Swasta Dilirik Asing

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Fikri Halim
Risiko Minim, Proyek Kerja Sama Swasta Dilirik Asing
Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Infrastruktur Tol Cipali Terus Dikebut

VIVA.co.id – Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyatakan terus mendorong pihak swasta untuk berpartisipasi dalam pembangunan proyek infrastruktur. Dengan kebutuhan dana yang sangat besar, skema kerja sama dengan pihak swasta terus didorong.

Salah satu skema kerja sama yang didorong adalah Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau juga kerap disebut Public Private Partnership (PPP).

Deputi Bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas, Kennedy Simanjuntak mengatakan, dengan skema ini pihaknya telah berhasil menarik minat investor asing. Ada beberapa negara yang berani menyatakan langsung ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.

"Negara yang selama ini belum berinvestasi di Indonesia juga mulai menyatakan ketertarikannya," kata Kennedy di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa, 16 Mei 2017.

Ia mengatakan, investor yang mulai tertarik seperti dari Kanada yang datang ke Indonesia. Bahkan, kata dia, Australia pun menyatakan ketertarikannya. Sampai-sampai Australia pun ingin mengundang Indonesia untuk dapat menjelaskan secara langsung proyek-proyek yang dapat dikerjasamakan.

"Bulan depan kita diundang Australia untuk jelaskan proyek PPP. Kanada dan Australia setelah PPP book kita rilis memang menyatakan minatnya. Kanada yang paling aktif datang ke sini," ujar dia.

Ia mengatakan, kerja sama ini diharapkan mampu untuk memberikan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi. Risikonya, lanjut dia, akan dibagi nanti bagian mana yang ditanggung pemerintah serta bagian mana yang ditanggung swasta. (mus)