Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 17 Mei 2017 | 12:53 WIB
  • Cerita Jonan Menang Tebak Harga Minyak

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Fikri Halim
Cerita Jonan Menang Tebak Harga Minyak
Photo :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim
Menteri ESDM Iqnasius Jonan di acara IPA 2017.

VIVA.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, menyatakan industri minyak dan gas merupakan salah satu industri yang sangat sulit diprediksi. Terutama, terkait dengan harga minyak dunia yang sulit untuk ditebak. 

Hal itu disampaikan Jonan saat memberikan sambutan di acara Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition 2017 di Jakarta Convention Center, Rabu 17 Mei 2017. Ia memberikan pengarahan kepada sejumlah pengusaha migas atau Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang ada di Indonesia.

Jonan bercerita saat dirinya menjadi menteri perhubungan. Ia berhasil menebak harga minyak tahun ini. Ia pun bercerita pernah menang tebakan dengan salah satu pimpinan Mitsubishi Corporation bidang infrastruktur migas pada 2016.

"Waktu itu tugas saya masih di Kementerian Perhubungan. Di dalam diskusi itu akhirnya kami mendiskusikan tentang kemungkinan harga minyak dunia satu tahun mendatang," kata Jonan di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu 17 Mei 2017. 

Jonan mengatakan, pada saat itu pimpinan Mitsubishi itu memprediksi harga minyak dunia pada 2017 sekurang-kurangnya sebesar US$60 per barel. "Lalu saya katakan, menurut saya US$50 atau kurang (60)," kata Jonan. 

Oleh karena itu, Jonan berkata bahwa harga minyak dunia tak bisa ditebak dengan mudah bahkan oleh seorang yang ahli di bidang minyak sekalipun. 

"Jadi, Mr Sakuma yang sudah hampir 40 tahun kerja di Mitsubishi Corp dan mengurus bidang migas itu ternyata juga enggak bisa prediksi harga minyak, malah pintar saya. Jadi ini sebenarnya bukan soal lama kerja pak," ujar Jonan.