Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 19 Juni 2017 | 12:13 WIB
  • Minggu Kedua Juni Catat Inflasi 0,5 Persen

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Chandra G. Asmara
Minggu Kedua Juni Catat Inflasi 0,5 Persen
Photo :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

VIVA.co.id – Survei minggu kedua Bank Indonesia terhadap Indeks Harga Konsumen pada Juni 2017 mencatatkan inflasi sebesar 0,5 persen. Meskipun masih relatif rendah, bank sentral mewaspadai tekanan inflasi selama di bulan Ramadan, terutama dari sisi harga pangan.

"Sekarang masih di kisaran 0,5 persen. Secara year on year menjadi 4,17 persen," kata Gubernur BI Agus Martowardojo saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Agus menilai, pasokan pangan yang cukup memadai sepanjang bulan Ramadan menjadi salah satu faktor inflasi di minggu kedua bulan ini masihi relatif rendah. Meski demikian, di sisa bulan Juni, perlu adanya antisipasi dari pemangku kepentingan terkait pasokan pangan.

Apalagi, lanjut dia, inflasi Juni akan terkena dampak dari kenaikan tarif listrik 900 volt ampere. Maka dari itu, sinergi untuk mengendalikan harga pangan bisa menjadi kompensasi tekanan subsidi listrik terhadap perkembangan IHK bulan ini.

"Insya Allah inflasi terjaga. Kami apresiasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjaga stabilitas inflasi dengan menyediakan pasokan sehingga sangat memadai," ujarnya.

Mantan Menteri Keuangan itu pun tak melihat adanya kekhawatiran terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak yang akan memengaruhi pergerakan inflasi. Secara garis besar, pergerakan inflasi tahun ini masih sejalan dengan target empat plus minus satu persen.

"Kami lihat sekarang inflasi sejalan dengan target kami. Inflasi Ramadan dan Idul Fitri jadi tantangan kami agar inflasi sesuai target," ujarnya.