Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 19 Juni 2017 | 14:03 WIB
  • Cara Ketua OJK Terpilih Tekan Bunga Kredit jadi Satu Digit

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Chandra G. Asmara
Cara Ketua OJK Terpilih Tekan Bunga Kredit jadi Satu Digit
Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terpilih Wimboh Santoso

VIVA.co.id – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan terpilih Wimboh Santoso menjamin, upaya penurunan suku bunga kredit menjadi single digit tidak akan memberikan distorsi. Berbagai upaya pun akan dilakukan demi menurunkan suku bunga kredit yang masih di atas 10 persen.

"Spiritnya memang harus kita dorong, upayakan, supaya lebih murah dengan cara yang baik. Tidak terdistorsi di pasar. Tentu itu semua bisa. Insya Allah bisa," kata Wimboh saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Wimboh tak memungkiri, dibutuhkan upaya ekstra untuk menurunkan suku bunga kredit yang menjadi keinginan utama Presiden Joko Widodo. Rendahnya suku bunga, diharapkan bisa menggenjot permintaan dan harapannya bisa berkontribusi lebih terhadap perekonomian.

Komisaris PT Bank Mandiri itu menegaskan, perlu adanya sinergi antara pemerintah maupun Bank Indonesia untuk merealisasikan keinginan tersebut. Wimboh pun optimistis, dalam lima tahun ke depan OJK mampu berbuat banyak untuk menurunkan suku bunga kredit.

"Koordinasi dan sinergi itu baik, supaya sasaran pemerintah bisa tercapai, bank, industri keuangan tetap sehat, service bagus, masyarakat mendapatkan value added dari keberadaan sektor keuangan, biaya lebih murah. Mudah-mudahan," katanya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, sebelumnya memiliki mimpi bersama Wimboh ketika sama-sama berada di Bank Indonesia pada periode 2010-2012. Mimpi tersebut adalah menurunkan suku bunga kredit perbankan.

"Dulu kami buat SBDK (Suku Bunga Dasar Kredit) dan dilihat satu persatu bank mana yang agak mahal di mana, pos mana, dan sebagainya. Harus di dorong pelan-pelan," ujarnya.