Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 18:06 WIB
  • Beli Elpiji Pakai Kartu Sakti, BI: Perbankan Sudah Siap

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Fikri Halim
Beli Elpiji Pakai Kartu Sakti, BI: Perbankan Sudah Siap
Photo :
  • REUTERS/Darren Whiteside/Files
Logo Bank Indonesia.

VIVA.co.id – Bank Indonesia meminta agar data para penerima subsidi elpiji 3 kilogram dan listrik haruslah data-data yang benar-benar valid. Pihak perbankan, disebut sangat siap untuk membantu mendorong subsidi tepat sasaran tersebut. 

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan, pihak perbankan telah mulai menjalankan sistem bantuan sosial melalui kartu non tunai sejak Kementerian Sosial menerapkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

"Kemensos dia punya PKH itu 6 juta (keluarga) yang sudah berjalan, di situ juga ada BPNT 1,4 juta," ujar Pungky di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Selasa 20 Juli 2017. 

Ia menjelaskan, perbankan sudah sangat siap baik dari sisi infrastruktur ketersediaan mesin electronic data capture (EDC) hingga Sumber Daya Manusia. "Agen ada di bawah BI dan OJK kurang lebih sudah ada 150 ribu jumlahnya, kita siap untuk seluruh Indonesia," ujarnya menjelaskan. 

Menurut dia, kartu yang disiapkan mencapai 25,7 juta sebagaimana kebutuhan akan subsidi tepat sasaran berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). "Tapi datanya harus benar-benar reliable," kata dia.

Ia pun mengungkapkan, kartu yang diterapkan nanti akan menggunakan sistem kartu kombinasi dompet elektronik atau lebih dikenal e-Wallet. 

"Di sana ada rekening tabungan dan ada e-money, masing-masing kita buat macam-macam dompet, baik untuk bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan, listrik dan elpiji, semua jadi satu." (mus)