Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 09:07 WIB
  • Kepala Bappenas: Kajian Pemindahan Ibu Kota Jalan Terus

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Chandra G. Asmara
Kepala Bappenas: Kajian Pemindahan Ibu Kota Jalan Terus
Photo :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro.

VIVA.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menegaskan, kajian pemindahan ibu kota negara yang saat ini dilakukan dengan pemangku kepentingan terkait tidak akan berubah, meskipun bila terjadi perombakan kabinet.

“Tidak ada masalah (kalau ada perombakan kabinet),” tutur Bambang saat ditemui di gedung parlemen, Jakarta, Kamis malam, 13 Juli 2017.

Dalam beberapa hari terakhir, kabar perombakan kabinet semakin muncul ke permukaan. Beberapa nama menteri, termasuk di bidang ekonomi dikabarkan siap dirombak sebelum masa pemerintahan berakhir pada 2019. Meskipun, Presiden Joko Widodo sudah menegaskan tidak ada reshuffle dalam waktu dekat. 

Bambang menegaskan, kajian pemindahan ibu kota merupakan permintaan khusus kepala negara. Apa pun yang terjadi, mantan menteri keuangan itu akan tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya sesuai dengan mandat.

“Presiden yang meminta harus ada kajian yang komprehensif. Dan itu, menugaskan Bappenas,” katanya.

Bambang menegaskan, apabila nantinya terjadi perombakan kabinet, maka hasil kajian pemindahan ibu kota pun bisa dipergunakan pembuat kebijakan baru. Maka dari itu, Bambang akan fokus menyelesaikan kajian tersebut.

“Kajian tetap jalan, karena itu studi. Kajian itu kan diperlukan oleh pengambil keputusan nantinya,” ujarnya.

Terlebih, lanjut Bambang, Bappenas telah mengajukan surat permohonan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk penambahan anggaran sebesar Rp7 miliar dalam pembahasan kas keuangan negara perubahan, untuk kajian ibu kota baru.

“Pokoknya kajian tetap jalan. Akan lebih baik jika ada tambahan anggaran,” katanya.