Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 18 Juli 2017 | 09:59 WIB
  • Akses Jalan Tol Yogya ke Borobudur Batal Dibangun

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Daru Waskita (Yogyakarta)
Akses Jalan Tol Yogya ke Borobudur Batal Dibangun
Photo :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin
Libur Akhir Lebaran Ke Candi Borobudur

VIVA.co.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan, pemerintah tidak akan membangun tol yang menghubungkan Kulonprogo dan Magelang. Sebagai akses utama kawasan Jawa sisi selatan, tol yang menghubungkan Tasikmalaya-Cilacap-DIY Yogyakarta-Solo segera dikebut penyelesaiannya.

Basuki menjelaskan, sejauh ini kajian yang dilakukan tidak mengisyaratkan diperlukan adanya jalan tol yang menghubungkan New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) di Kulonprogo, dengan situs dunia Borobudur di Magelang.

“Kami melihat, aspek kedekatan jarak adalah utama. Selain itu, dampak ke depan dengan hadirnya tol, kami prediksi wisatawan tidak akan mampir ke Kota Gudeg. Bandara dan Borobudur cukup dihubungkan dengan jalan nasional yang saat ini sedang serius dikaji perhitungannya,” kata Basuki di Yogyakarta, Senin 17 Juli 2017.

Sebagai penghubung utama bandara dengan pusat Yogyakarta dan sekitarnya, saat ini pemerintah sedang membangun tol yang menghubungkan Tasikmalaya-Cilacap-Yogyakarta-Solo. Dibangun dengan sistem jalan layang, tol ini memiliki panjang 60 saat ini dalam proses pengerjaan oleh PT Jasa Marga.

“Pembangunan tol ini tidak berbeda dengan Trans Jawa di sisi utara, yang menghubungkan Jakarta-Semarang. Ditargetkan pada 2020, tol ini bisa beroperasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menolak adanya rencana pembangunan tol yang menghubungkan Yogyakarta, dengan kota yang ada di Jawa Tengah.

Raja Keraton Yogya itu menilai, lahan yang ada di Yogyakarta tidak memungkinkan dibangunnya jalan tol. Selain itu, keberadaan tol tidak menguntungkan masyarakat dan hanya menguntungkan pengelola jalan tol. (asp)