Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 06:01 WIB
  • Enam Kesalahan yang Wajib Diwaspadai Kaum Milenial 

  • Oleh
    • Dusep Malik
Enam Kesalahan yang Wajib Diwaspadai Kaum Milenial 
Photo :
  • Pixabay/caio_triana
Ilustrasi generasi milenial.

VIVA.co.id – Generasi milenial merupakan orang-orang yang terlahir pada rentang 1980-2000, atau berada di usia 20-30 tahun. Karena dididik di era teknologi canggih, membuat kaum milenial menjadi orang-orang yang cepat sekali belajar, tetapi sedikit pemalas. 

Kaum milenial juga lebih memfokuskan diri melindungi harga dirinya dan menganggap diri mereka unik, serta berbeda dari yang lainnya. Hal ini yang membuat diri mereka mandiri dan terkadang tak membutuhkan bantuan dari orang lain.

Tetapi, faktanya generasi milenial ini sangat membutuhkan bantuan orang lain. Banyak dari mereka yang kurang memahami banyak hal. Salah satunya cara pengelolaan keuangan. Karena kemandiriannya, kaum milenial cenderung untuk mengelola sendiri keuangan mereka. Mulai dari menabung, investasi, dan lainnya.

Dalam proses inilah, banyak sekali kesalahan yang dibuat kaum milenial. Berikut ini, beberapa kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan kaum milenial terkait pengelolaan keuangan seperti dikutip dari Cermati.com, Kamis 10 Agustus 2017:

1. Tidak memiliki rancangan pengeluaran

Kesalahan yang sering dilakukan kaum milenial adalah tidak membuat rancangan pengeluaran atau anggaran setiap bulan. Akibatnya, mereka membiarkan uang yang dimilikinya mengalir begitu saja tanpa rancangan yang jelas. 

Pada saat menerima gaji, mereka langsung menggunakannya entah untuk belanja, menabung, atau investasi. Semua hal tersebut dilakukan tanpa adanya porsi yang jelas. 

Hal inilah yang membuat mereka terkadang tak mengetahui nominal yang mereka keluarkan setiap bulannya. Hal seperti ini sangat sering ditemukan, bahkan pada orang-orang yang berada di atas usia milenial. 

Perilaku seperti ini akan berbahaya apabila dibiarkan terus menerus. Dengan tidak adanya rancangan anggaran, tentunya membuat pengeluaran lebih besar daripada penghasilan yang ada. Selain itu, hal ini mengakibatkan kebiasaan untuk berutang.

2. Lebih memprioritaskan belanja dibandingkan menabung

Kesalahan seperti ini biasanya dikarenakan gaya hidup orang-orang pada era saat ini. Kebanyakan kaum milenial terbiasa membelanjakan gaji yang baru mereka dapatkan dibandingkan dengan menabungnya. 

Mereka merasa bahwa usia mereka masihlah sangat muda, sehingga kurang terlalu peduli terhadap masa depan. Padahal, usia-usia seperti inilah yang paling cocok untuk mempersiapkan masa depan.

3. Memiliki dua rekening

Sebenarnya, memiliki rekening lebih dari satu bukanlah hal yang salah. Tetapi, yang menjadi salah adalah kalau Anda tidak bisa mengatur uang pada masing-masing rekening tersebut. 

Lebih baik, bila memisahkan uang-uang Anda sesuai dengan fungsi tabungan tersebut. Misalnya, rekening mana yang untuk tabungan, dana darurat, dan mana yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

4. Tidak memikirkan dana pensiun

Kesalahan lainnya yang sering dilakukan kaum milenial adalah tidak mempersiapkan, bahkan tidak memikirkan tabungan untuk masa pensiun. Kebanyakan dari mereka menunda waktu untuk berinvestasi, karena merasa investasi dapat dilakukan jika kebutuhan telah terpenuhi semuanya. 

Padahal, semakin awal Anda menabung, atau berinvestasi untuk masa pensiun, akan membuat dana tabungan yang terkumpul semakin banyak.

5. Menggunakan kartu kredit untuk kemewahan

Pemikiran seperti ini biasanya akan tercipta saat Anda merasa bahwa segala kebutuhan sudah terpenuhi dengan baik. Dampaknya, Anda mulai menggunakan kartu kredit untuk segala transaksi yang dilakukan.
 
Misalnya, hanya untuk membayar belanjaan bulanan, Anda lebih senang gunakan kartu kredit. Padahal, bila tidak memiliki uang tunai, Anda bisa menunda. Pakai kartu kredit yang tak terkontrol menyebabkan utang-utang dengan bank semakin menumpuk. Tentunya, hal ini harus dihindari.

6. Membeli rumah yang tidak sesuai kemampuan

Kesalahan lainnya yang sering dilakukan kaum milenial adalah membeli rumah yang harganya tak sesuai dengan pemasukan yang mereka dapatkan. Apalagi, bagi Anda yang menggunakan sistem KPR, tentunya akan sangat terbebani jika tagihan bulanan melebihi dari separuh pendapatan Anda. (asp)