Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 21:20 WIB
  • Menteri PPN: Utang Pemerintah Percepat Kurangi Kemiskinan

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Fikri Halim
Menteri PPN: Utang Pemerintah Percepat Kurangi Kemiskinan
Photo :
  • raudhatul zannah/viva
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

VIVA.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) merangkap Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengklaim utang pemerintah bisa mempercepat pengurangan tingkat kemiskinan dan ketimpangan. Dengan catatan, hal itu digunakan untuk program-program yang mendukung pengentasan kemiskinan. 

Mengutip data Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko dari Kementerian Keuangan, total utang pemerintah hingga pertengahan tahun 2017 mencapai Rp3.706,52 triliun. Utang tersebut, naik Rp34,19 triliun dibandingkan utang Mei 2017.

"Kalau utang itu dipakai untuk program-program pengentasan kemiskinan, justru mempercepat pengurangan kemiskinan dan ketimpangan," kata Bambang saat ditemui usai penutupan acara Indonesia Development Forum (IDF) di Westin Hotel Jakarta, Kamis 10 Agustus 2017.

Bambang menuturkan kaitan utang pemerintah dengan kemiskinan dapat berdampak positif jika dilakukan dengan pengelolaan keuangan yang baik. Misalnya saja untuk belanja yang memengaruhi penurunan angka kemiskinan.

"Yang penting, pembiayaan dari utang itu dipakai untuk belanja yang memang bisa mempengaruhi pengurangan kemiskinan lebih cepat," ujar dia. 

Mantan Menteri Keuangan itu juga mengklaim kian hari angka kemiskinan semakin menurun. Dan dia pun berharap angka kemiskinan bisa mencapai di bawah 10 persen pada tahun 2018. 

"Sekarang kita lihat, tingkat kemiskinan kan turun terus selama ini. Trennya menurun dan mudah-mudahan tahun depan, kita bisa 10 persen atau sedikit di bawah 10 persen itu sudah prestasi," ujar Bambang. (ren)