Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 11:23 WIB
  • Harga Naik Lagi, Waktu yang Cocok Jual Emas?

  • Oleh
    • Dusep Malik
Harga Naik Lagi, Waktu yang Cocok Jual Emas?
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Ilustrasi emas batangan.

VIVA.co.id – Harga emas di PT Aneka Tambang Tbk pada Jumat, 11 Agustus 2017 tercatat naik kembali sebesar Rp3.000 per gram dibandingkan perdagangan Kamis, 10 Agustus 2017.

Berdasarkan data dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, untuk pembelian di kantor Pulogadung, emas dibanderol Rp601 ribu per gram. Untuk pembelian kembali atau buyback, Antam menetapkan harga Rp535 ribu per gram atau naik Rp4.000 per gram dibandingkan Kamis kemarin.
 
Berikut ini harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp2,86 juta, 10 gram Rp5,67 juta, 25 gram Rp14,1 juta, dan 50 gram Rp28,15 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp56,25 juta, 250 gram Rp140,5 juta, dan emas 500 gram Rp280,8 juta.
 
Kemudian, untuk produk Batik all series ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,12 juta dan Rp11,84 juta. Selanjutnya, untuk produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dibanderol Rp1,23 juta dan Rp2,93 juta.
 
Untuk transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini, emas ukuran satu gram, 10 gram, 100 gram, 250 gram, dan 500 gram sedang tidak tersedia.

Emas dunia

Sementara itu, harga emas acuan dunia pada Jumat pagi ini tercatat naik menyentuh level tertinggi dalam dua bulan terakhir. Kenaikan harga emas dipicu ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara, sehingga memicu pembelian produk safe haven.

Dilansir dari laman Reuters, Jumat 11 Agustus 2017, harga emas di pasar spot naik 0,2 persen di level US$1.287,9 per ons. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat, untuk pengiriman Desember naik 0,3 persen di level US$1.294,1 per ons. 

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan amarahnya kepada pemimpin Korea Utara karena berencana menyerang Guam yang merupakan wilayah AS dengan menembakkan rudal.