Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 11 Agustus 2017 | 11:43 WIB
  • Soetta dan Kualanamu Digadang Jadi Bandara Bintang 5

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Fikri Halim
Soetta dan Kualanamu Digadang Jadi Bandara Bintang 5
Photo :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Suasana di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

VIVA.co.id – Tiga bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II menerima sertifikat standar internasional di bidang sistem manajemen mutu atau ISO 9001:2015. Bandara itu adalah Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Bandara Husein Sastranegara, Bandung, dan Bandara Kualanamu, Medan. 

Adapun sertifikasi manajemen mutu ini dikeluarkan oleh British Standards Institution (BSI). Penerbitan Sertifikat ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Kualitas Pelayanan AP II ini juga bertepatan dengan perayaan HUT ke-33 AP II.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan, dengan raihan ISO ini perseroan akan terus membenahi layanan publik di bandara-bandara yang dikelola oleh perseroan. Dia pun membidik 10 bandara lagi akan mendapat standar yang sama dalam waktu dekat.

"Ini baru tiga kantor cabang. Tapi kami terus bergeser untuk benahi ke-10 bandara lainnya. Aspek pembenahan layanan (yang mendapat ISO) baru dua, customer services dan terminal inspection services. Nanti juga (akan raih) airport management system," tutur Awaluddin di kantor Angkasa Pura II, Cengkareng, Tangerang, Banten, Jumat 11 Agustus 2017.

Ia mengatakan, fasilitas dan infrastruktur bandara baik soft infrastructure atau pun hard infrastructure akan terus dibenahi. Di antaranya terus membenahi pelayanan melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur dasar di umur perseroan yang menginjak usia 33 tahun ini.

"Sudah banyak yang dilakukan, tapi masih banyak juga yang belum. Rentang 33 tahun ini waktu yang tepat untuk review. Ke depannya jangan lagi masyarakat ke bandara merasa tidak nyaman. Yang kami benahi SDM dan juga hard infrastructure. Pengembangan SDM bukan hanya di lapangan tapi juga manajerial, juga prosedur sistem operasi," tutur dia. 

Di tempat yang sama Direktur Pelayanan dan Fasilitas Bandara AP II, Ituk Herarindri mengatakan, raihan standar internasional manajemen mutu di tiga bandara ini merupakan pilot project untuk bandara-bandara lainnya yang dikelola perusahaan. Ia berharap raihan ISO ini akan menjadi pemacu untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa.

Tak hanya itu, ia pun menyatakan akan mendorong Bandara Soetta, dan Bandara Kualanamu menjadi bandara standar bintang lima. 

"Sekarang masih bintang empat. Jadi Soetta dan Kualanamu kami dorong untuk jadi bintang 5, syaratnya harus ada hotel sendiri dan kereta bandara," ujar Ituk. (art)