Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 | 17:57 WIB
  • Menhub Ingin Bandara Perintis di Gunungkidul Dibangun 2018

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Daru Waskita (Yogyakarta)
Menhub Ingin Bandara Perintis di Gunungkidul Dibangun 2018
Photo :
  • Dukumen Pentak Lanud Adisutjipto
Lapangan udara Gading, Gunungkidul

VIVA.co.id – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memastikan tahun 2018 mendatang pemerintah akan membangun bandara perintis di wilayah Gading, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Bila rencana itu berjalan mulus, pembangunan Bandara Gading ditargetkan rampung tahun 2019.

Namun, sebelum rencana itu direalisasikan, Budi mengakui akan berkoordinasi dengan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Pasalnya, pengelolaan lapangan udara Gading di Kabupaten Gunungkidul saat ini dikelola TNI AU.

"Pembangunannya sendiri kalau KSAU setuju, akan kami lakukan (pembangunan) di tahun 2018. Paling lambat 2019 sudah selesai," kata Budi Karya Sumadi di Yogyakarta, Sabtu, 12 Agustus 2017.

Bandara perintis ini rencana dibangun dengan panjang landasan 1.600 meter. Dengan demikian, pesawat jenis ATR dan jet pribadi bisa mendarat di Bandara Gading. "Intensitas penerbangan udara menjadi penting dan jet pribadi bisa turun," tuturnya.

Mantan Dirut Angkasa Pura ini menambahkan, rencana pembangunan bandara perintis di Gunungkidul sangat penting. Di tengah industri pariwisata di Gunungkidul yang tengah menggeliat.

"Ini menjadi program strategis, karena Gunungkidul kan merencanakan pariwisata menjadi industri unggulan," katanya.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menyambut baik rencana tersebut. Pemkab Gunungkidul mendukung penuh program pemerintah pusat ini. "Karena (Penerbangan) dari Australia akan memberikan efek luar biasa dari wisman, dampaknya sudah kami perhitungkan," kata Immawan.

Lapangan terbang Gading merupakan aset TNI  AU berdasarkan SHP No.3 tahun 1989 a/n Dephankam seluas 426.120m2, dan, SHP No. 37 tahun 1987 a/n TNI AU luas 1.042m2.

Saat ini lapangan terbang Gading dimanfaatkan untuk kegiatan terbang layang AAU dan aeromodelling / riset yang dilakukan oleh LAPAN serta lembaga pendidikan. (one)