Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 13:08 WIB
  • Menko Darmin Akui Bisnis BUMN 'Gerus' Jatah Swasta

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • Fikri Halim
Menko Darmin Akui Bisnis BUMN 'Gerus' Jatah Swasta
Photo :
  • Istimewa
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution

VIVA.co.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia mengeluhkan kegiatan bisnis Badan Usaha Milik Negara yang hampir menguasai semua segmen usaha saat ini. Bahkan, hal tersebut juga berisiko mematikan usaha mikro kecil dan menegah, atau UMKM yang didorong untuk terus berkembang.

Presiden Joko Widodo pun merespons positif keluhan tersebut. Jokowi juga menyebut telah menegur menteri terkait dan berjanji akan mencari solusi, baik melalui penggabungan, atau merger anak usaha BUMN, hingga menjual aset BUMN itu sendiri.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ekspansi bisnis BUMN itu sejatinya dilakukan untuk memberikan peluang kepada swasta, agar dapat berperan lebih besar dalam perekonomian.

"Esensinya bukan urusan merger BUMN, esensinya itu supaya, anggaran pemerintah, anggaran untuk membangun infrastruktur macam-macam itu diberikan peluang yang lebih besar kepada swasta," kata Darmin di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Rabu 4 Oktober 2017.

Selama ini, sambung Darmin, peran swasta memang terhimpit oleh dominasi peran BUMN yang begitu kuat. Persaingan ini disebut, akan dicarikan solusinya.

"Kan, semuanya terlalu banyak dikerjakan BUMN, maupun anak cucunya. Jadi, bukan (hanya) urusan merger," kata dia. (asp)