Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 8 Oktober 2017 | 13:44 WIB
  • Pelabuhan Madura Mangkrak 10 Tahun akan Dibangun Lagi

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Agus Rahmat
Pelabuhan Madura Mangkrak 10 Tahun akan Dibangun Lagi
Photo :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan)

VIVA.co.id – Dalam kunjungan kerjanya ke pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau proyek Kalianget yang sedang mangkrak.

Fisik pelabuhan masih ada. Namun tidak dilanjutkan pembangunannya. 

"Mangkraknya sudah lebih dari 10 tahun. Padahal masyarakat Madura melalui Kalianget ini butuh mendistribusikan ke beberapa pulau-pulau. Ada Bawean, Kangenan, Masalembo, banyak sekali," jelas Budi Karya dalam peninjauannya di Sumenep, Jawa Timur, Minggu, 8 Oktober 2017.

Masalah yang paling besar kata Budi, adalah proyek itu sempat bermasalah secara hukum. Oleh karena itu, otoritas terkait menjadi takut untuk melanjutkan. Dalam rencana pembangunan nantinya, Kemenhub akan meminta opini dari Kejaksaan. 

Lokasi pelabuhan ini bersebelahan dengan pelabuhan penyeberangan Kalianget. Namun karena armada yang kurang maka tak jarang kapal penumpang menjadi kelebihan muatan.

Bahkan dalam beberapa kesempatan, kecelakaan yang terjadi di laut dengan tujuan Kalianget sempat mendapat sorotan nasional. 

"Kalau di hari Lebaran, biasanya selalu jadi berita. Beritanya berita jelek. Berita kekurangan kapal, orang naik kapal dengan kapasitasnya berlebih. kemarin terjadi ada viral," jelas Menhub.

Budi Karya mengaku sudah menghubungi pihak Pelindo III untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan ini. Sebab masyarakat Madura dengan penduduk lebih dari 5 juta memiliki potensi ekonomi besar. 

Selain itu, aktivitas masyarakat akan bisa lebih cepat melalui pelabuhan dan juga menghubungkan masyarakat yang bekerja di Kalimantan dan Jawa seperti Situbondo. 

"Kalau menurut saya 2018 bisa (selesai) dan setahun bisa. Rp50 miliar kali cukup," kata dia soal dana pembangunan kembali.