Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 9 Oktober 2017 | 11:46 WIB
  • Ambisi Nuklir Korea Utara Lambungkan Harga Emas

  • Oleh
    • Dusep Malik
Ambisi Nuklir Korea Utara Lambungkan Harga Emas
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Ilustrasi emas batangan.

VIVA.co.id – Harga emas dunia dibuka naik pada perdagangan pagi ini. Kenaikan tersebut didorong oleh kekhawatiran baru terkait ambisi nuklir Korea Utara, sehingga memicu meningkatnya permintaan safe haven seperti emas dan melemahnya dolar.  
 
Dilansir dari Reuters, Senin 9 Oktober 2017, harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi di level US$1.278,81 per ons. Sedangkan emas berjangka AS pengiriman Desember naik 0,2 persen ke level US$1.281,5 per ons.

Emas domestik

Untuk harga emas di PT Aneka Tambang Tbk pada perdagangan hari ini tercatat naik sebesar Rp6.000 per gram dibanding perdagangan akhir pekan lalu, Jumat 6 Oktober 2017.

Berdasarkan data dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, dikutip Senin 9 Oktober 2017, untuk pembelian di kantor Pulogadung, Jakarta Timur, emas dibanderol Rp613 ribu per gram.

Sementara itu untuk pembelian kembali atau buyback, Antam menetapkan harga Rp547 ribu per gram. Atau naik sebesar Rp3.000 dari perdagangan akhir pekan lalu.
 
Berikut ini harga emas berdasarkan ukuran. Emas lima gram Rp2,92 juta, 10 gram Rp5,79 juta, 25 gram Rp14,4 juta, dan 50 gram Rp28,75 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp57,46 juta, 250 gram Rp143,53 juta, dan emas 500 gram Rp286,85 juta.
 
Untuk produk Batik all series ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,24 juta dan Rp12,09 juta. Selanjutnya, produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dibanderol Rp1,26 juta dan Rp2,99 juta.
 
Transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Dan, hari ini, untuk ukuran emas dua gram, lima gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram dan 500 gram tidak tersedia. (one)