Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 14:16 WIB
  • Lego Jalan Tol, Dirut Waskita: Tak Perlu Izin Presiden

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar,
    • antv/tvOne
Lego Jalan Tol, Dirut Waskita: Tak Perlu Izin Presiden
Photo :
  • VIVA/Eduward Ambarita
Jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) resmi beroperasi mulai Jumat, 3 November 2017.

VIVA – Anak usaha PT Waskita Karya Tbk, Waskita Toll Road, atau WTR siap menjual sejumlah ruas tol yang dimiliki perusahaan. Hingga saat ini, ada tiga ruas yang dipastikan akan dijual dan dua lainnya menyusul. 

Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk, M. Choliq menegaskan, langkah tersebut dilakukan sudah sesuai dengan fungsi dan tugas perusahaan. Yaitu, membangun dan mengembangkan infrastruktur jalan tol di seluruh Indonesia. 

"Jadi, tol yang selesai atau mau selesai, kita jual supaya Waskita punya dana untuk buat tol yang baru," ujar Choliq, dikutip dari wawancara khusus tvOne, Kamis 9 November 2017. 

Dia menegaskan, tidak ada intervensi dalam kebijakan ini. Segala aturan yang digunakan dalam proses penjualan tersebut sesuai dengan ketentuan otoritas terkait, mengingat Waskita merupakan perusahaan publik. 

"Keputusan untuk membeli, atau menjual itu keputusan korporasi, artinya ada aturan korporasi yang harus dipatuhi. Baik itu dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), anggaran dasar dan sebagainya. Jadi, izin presiden, apalagi menteri saja tidak, tidak perlu," tambahnya. 

Dia pun optimistis, Waskita akan diuntungkan dengan aksi korporasi ini. Sehingga, makin banyak ruas jalan tol yang bisa dibangun di masa depan. 

"Tentunya, harus dapat untung dong, kalau biaya membangunya 100, ya harus jadi 120, gitu," tegasnya.