Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 14:36 WIB
  • Ingin Hidup Bahagia, Ini 10 Kota Paling Siap di Masa Depan

  • Oleh
    • Dusep Malik
Ingin Hidup Bahagia, Ini 10 Kota Paling Siap di Masa Depan
Photo :
  • Facebook.com/VisitCopenhagen
Kopenhagen

VIVA – Pada tahun ini ternyata menjadi sebuah kota pintar di dunia bukanlah hanya tentang memiliki keunggulan dalam kecepatan internet. Melainkan sejumlah hal yang mendukung kehidupan warganya yang berjalan sehat, aman, efisien dan berjalan dengan sangat tertib.

Bahkan, dikutip dari Business Insider, pada Kamis 9 November 2017, definisi kota pintar diperluas seperti mencakup kelestarian lingkungan, kemudahan dalam perpindahan moda transportasi, akses terhadap pendidikan dan bisnis ekonomi lokal yang mengeksplorasi teknologi terbaru.

Meskipun semua kategori tersebut menjanjikan untuk membuat kota semakin pintar dan modern, tentu masih ada yang perlu dikhawatirkan ke depannya untuk bisa segera dibenahi. Para ahli memperkirakan semakin majunya teknologi di kota tersebut makan semakin sulit bagi warga untuk menjaga privasinya.

EasyPark Group, sebuah perusahaan startup yang mendata sejumlah keunggulan setiap kota telah meluncurkan sebuah survei yaitu Smart Cities Index 2017. Dalam hasil survei tersebut terdapat sejumlah kota di dunia yang paling siap untuk ditinggali pada masa depan.

"Kami menemukan bahwa banyak kota seperti itu 'Smart City' harus didigitalisasi terlebih dahulu dan terutama dengan hotspot Wi-Fi 4G dan banyak lagi, serta penggunaan smartphone yang tinggi," kata laporan tersebut. 

Selain itu, transportasi dan mobilitas masyarakat harus berbasis pengetahuan, di mana Anda harus memarkirkan kendaraan, sensor lalu lintas dan aplikasi lainnya untuk membantu pengendara mobil. Sebab, untuk menjadi kota pintar berkelanjutan juga harus fokus pada proyeksi energi dan lingkungan bersih. 

"Tak hanya itu harus ada akses online yang sangat baik ke layanan pemerintah dan tingkat partisipasi warga yang tinggi," tambah laporan tersebut.

Saat ini EasyPark Group telah menganalisis 500 kota di seluruh dunia, dan menempatkan mereka di 18 kategori, termasuk angkutan umum, energi bersih, pembuangan limbah, pendidikan, ekosistem startup teknologi, jumlah hotspot Wifi, akses online ke layanan pemerintah, dan perlindungan lingkungan.

Tim tersebut juga meminta lebih dari 20 ribu wartawan yang meliput teknologi dan perencanaan kota untuk pendapat mereka mengenai bagaimana kota merekal di setiap kategori. Dan berikut 10 Kota teratas untuk paling siap di masa depan:

1. Kopenhagen, Denmark menawarkan ekosistem startup yang sehat, sejumlah besar hotspot Wifi, dan jumlah kemacetan lalu lintas yang relatif rendah. Kota ini juga berinvestasi dalam energi bersih, dengan tujuan mencapai 100 persen tak ada polusi karbon pada tahun 2025.

2. Singapura memiliki salah satu jaringan transportasi umum dengan biaya paling efisien di dunia, menurut sebuah studi Siemens tahun 2014.

3. Stockholm, Swedia, sebagian besar bus kota dan kereta api beroperasi dengan bahan bakar bersih. Sumber daya terbarukan menyumbang 52 persen dari produksi energi Swedia.

4. Zurich, Swiss memiliki rencana perkotaan yang mencakup persentase ruang hijau yang tinggi.

5. Boston, Massachusetts memiliki beberapa perguruan tinggi, termasuk MIT dan Harvard, yang memimpin World University Rankings pada 2018.

6. Tokyo, Jepang menangani lebih dari 100 jalur kereta api dan 14 miliar penumpang per tahun.

7. San Francisco, California juga memiliki jumlah startup  yang tinggi.

8. Amsterdam, Belanda memiliki komunitas startup yang mapan, bersama dengan program inkubator yang sukses seperti Startup Delta dan Startup Amsterdam.

9. Jenewa, Swiss telah memprioritaskan infrastruktur hemat energi di bangunan dan angkutan umum. Pada 2020, kota ini berencana untuk mengurangi emisi karbon dioksida di bawah 21 persen tahun 2005.

10. Melbourne, Australia mendapat nilai sempurna pada konektivitas 4G-nya.