Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 13 November 2017 | 22:58 WIB
  • Prancis Akan Kembangkan Energi Terbarukan di Aceh

  • Oleh
    • Jujuk Ernawati,
    • Dani Randi (Banda Aceh)
Prancis Akan Kembangkan Energi Terbarukan di Aceh
Photo :
  • VIVA.co.id/Dani Randi
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menerima tim audiensi Akuo Energy

VIVA – Perusahaan Prancis, Akuo Energy yang bergerak di  bidang energi terbarukan akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin, Air dan Biomassa di beberapa lokasi di Aceh.

Hal itu disampaikan oleh Managing Director Akuo Energy untuk Indonesia, Christophe Moyon bersama tim Akuo Energy dalam pertemuannya dengan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Senin, 13 November 2017. “Kita melihat potensi yang sangat besar di Aceh, baik itu potensi angin, air dan biomasa,” kata Christophe.

Akuo Energy, kata Christophe akan melakukan studi fisibilitas untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin, Air, dan Biomassa di Aceh selama setahun. Untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Angin, akan dilakukan di kawasan Krueng Raya dan Lhoknga, dengan membangun sebanyak 50 turbin yang menghasilkan energi listrik sebesar 100 megawatt (mw) atau lebih.

Sedangkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa akan dilakukan di Pulau Simeulue dengan mengembangkan tanaman kaliandra, yang akan menghasilkan energi listrik sekitar 3 mw. Adapun untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air akan dibangun di Kabupaten Aceh Tengah dengan perkiraan energi listrik sebanyak 6 mw.

Pengembangan ketiga proyek tersebut akan dilaksanakan pada bulan ini setelah mendapatkan izin. Setidaknya butuh waktu satu tahun untuk studi fisibilitas dan ditargetkan pembangkit tersebut akan beroperasi pada tahun 2021.

“Jika ini berhasil, Aceh akan menjadi ikon untuk pengembangan energi terbarukan yang pertama di Sumatera dan mendorong pengembangan energi terbarukan di seluruh Indonesia” ujar Christophe.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf meminta Akuo Energy untuk segera mengurus izin agar proyek tersebut dapat dilaksanakan secepatnya di Aceh. Dia berharap Akuo Energy mengajak para pengusaha lokal dan pemerintah setempat untuk berpertisipasi dalam proyek tersebut.

“Saya ingin proyek ini dilaksanakan karena selama ini banyak investor hanya presentasi tapi proyeknya tidak dilaksanakan,” ujar Irwandi.

Dia juga meminta Akuo Energy untuk melakukan survei ke daerah lain di Aceh yang punya potensi pengembangan energi terbarukan.