Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 06:31 WIB
  • Nabung atau Cicil Emas, Mana Lebih Untung?

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar
Nabung atau Cicil Emas, Mana Lebih Untung?
Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar
Ilustrasi emas batangan.

VIVA – Emas adalah salah satu instrumen favorit yang banyak dipilih orang untuk menyimpan uang atau berinvestasi. Pertumbuhan harga emas sejauh ini cukup stabil dan dalam jangka panjang berinvestasi emas dapat memberikan keuntungan lumayan. 

Saat ini pilihan investasi emas bisa dalam berbagai bentuk, mulai dari emas batangan, emas perhiasan, sampai koin emas seperti dinar. Masing-masing pilihan bentuk investasi emas memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. 

Misalnya, untuk emas perhiasan, ia memiliki nilai guna karena bisa langsung dipakai sebagai bagian dari aksesoris. Namun, bila dijual, harga jualnya biasanya dipotong biaya pembuatan sekitar 25 persen. Sebaliknya, emas batangan, bisa mendapatkan harga jual yang lebih menarik karena tidak memiliki potongan biaya.

Seiring minat masyarakat yang semakin tinggi terhadap investasi emas, sekarang sudah banyak pilihan cara berinvestasi emas. Harga emas yang cukup mahal membuat banyak orang ingin membeli dengan cara paling terjangkau. Akhirnya, banyak lahir tawaran mencicil emas dan menabung emas. 

Manakah yang lebih menarik dipilih sebagai cara investasi? Berikut ini pertimbangan finansial dari HaloMoney.co.id.

1. Harga emas

Sebelum memilih menabung atau mencicil emas, Anda perlu meneliti terlebih dulu harga emas yang ditawarkan. Produk tabungan emas biasanya mematok harga emas lebih murah karena belum menyertakan biaya cetak. 

Sebaliknya, untuk cicilan emas, harga emas umumnya memasang harga tidak jauh dari harga emas di pasaran dan telah menyertakan biaya cetak. Karena skemanya cicilan, biasanya harganya memang lebih mahal karena ada kutipan margin keuntungan si penyelenggara.

2. Biaya-biaya

Selain harga, Anda perlu juga melihat biaya-biaya yang menyertai skema pembelian emas. Produk tabungan emas seperti Tabungan Emas Pegadaian atau Brankas LM, biaya yang dikenakan biasanya berupa biaya titip emas bulanan atau tahunan, biaya keanggotaan tahunan, juga biaya cetak emas. 

Produk tabungan emas biasanya memasang harga beli emas lebih murah karena belum dikenakan biaya cetak. Kelak, ketika Anda hendak mencetak emas, baru akan dikenakan biaya sesuai ukuran cetak.

Sedangkan untuk produk cicilan emas, biasanya Anda diharuskan membayar terlebih dulu uang muka cicilan, biaya titip, biaya administrasi, juga biaya bunga. Ada juga biaya penalti atau denda saat Anda telat membayar cicilan. 

Harga emas biasanya dipatok tidak jauh dengan harga emas di pasar yang sudah memasukkan biaya cetak. Bunga cicilan emas juga beragam, mulai 0,75% sampai 1 persen per bulan. Supaya bisa mendapatkan emas dengan harga terbaik, hitunglah terlebih dulu mana yang lebih ekonomis dan sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

3. Efektivitas

Produk tabungan emas dan cicilan emas sebenarnya memiliki tujuan yang sama. Yaitu, supaya Anda bisa memiliki emas dengan modal lebih ringan karena bisa mengangsur biaya pembelian. 

Untuk produk tabungan, Anda membutuhkan kedisiplinan untuk menyisihkan uang setiap periode tertentu untuk membeli emas. Bila Anda kurang disiplin menyisihkan dana yang dibutuhkan untuk membeli emas, target memiliki emas bisa meleset. 

Jadi, bila sudah berkomitmen menabung emas, paksalah diri Anda agar memenuhi target pembelian emas setiap periode. Sebaliknya, bila Anda ikut cicilan emas, Anda mau tidak mau harus membayar sejumlah uang sebagai angsuran pembelian emas. 

Bila tidak, Anda bisa terkena denda angsuran. Sisi baiknya, peluang mencapai target kepemilikan emas lebih tercapai. Namun, akan menjadi skema yang tidak efektif bahkan mahal bila Anda sampai telat bayar angsuran.

4. Penyedia produk

Ini penting untuk menilai sisi keamanan skema investasi emas. Anda perlu mengecek kredibilitas penyedia produk investasi emas tersebut baik untuk skema tabungan atau skema cicilan. 

Pilihlah penyedia produk yang tepercaya. Pasalnya, harga emas terbilang mahal. Umumnya, selama skema berjalan baik tabungan atau cicilan, fisik emas tidak Anda pegang. Fisik emas baru bisa Anda dapatkan ketika nilai emas sudah mencapai angka tertentu atau ketika masa cicilan berakhir. 

Pikirkan skenario terburuk tentang nasib emas Anda, mulai dari penyedia produk bangkrut atau bahkan melarikan diri. Memilih lembaga yang besar bisa membantu Anda mengurangi risiko keamanan ini.