Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 13:51 WIB
  • Ditutup Sementara, 59 Ribu Penumpang Tertahan? di Ngurah Rai

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Bobby Andalan (Bali)
Ditutup Sementara, 59 Ribu Penumpang Tertahan? di Ngurah Rai
Photo :
  • VIVA/Bobby Andalan
Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

VIVA – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ditutup sementara sejak pagi tadi, Senin 27 November 2017 hingga Selasa pagi waktu yang sama. Penutupan itu imbas dari meletusnya Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali.

Communication and Legal Section Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim menuturkan, ada sekitar 59 ribu penumpang dalam dan luar negeri terdampak dari penutupan itu.

"Average (rata-rata) ya, sementara ada 59 ribu penumpang dalam dan luar negeri. Kami masih menunggu kepastian kapasitas airline. Namun dari pengalaman sekitar jumlah itu," kata Arie saat dihubungi, Senin 27 November 2017.

Usai ditutup, bandara kemudian mengalihkan penumpang yang hendak menempuh jalur darat dengan bus yang disediakan.

"Pergerakan penumpang menggunakan moda transportasi darat. Ada dua bus berisi 124 penumpang menuju Terminal Mengwi, satu mobil dan tiga penumpang menuju Padangbai. Ada yang direct ke Surabaya," tuturnya.

Sementara itu, 24 pesawat terparkir di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. "Di apron utara 23 pesawat, di apron selatan satu pesawat," ujar Arie. (art)

  • Penanganan Erupsi Gunung Agung Tak Bisa Pakai Dana Desa
    Penanganan Erupsi Gunung Agung Tak Bisa Pakai Dana Desa
  • Bandara Bali dan Lombok Ditutup, Ini Imbauan AP II
    Bandara Bali dan Lombok Ditutup, Ini Imbauan AP II
  • Bandara Ngurah Rai Tutup, Penumpang Telantar di Singapura
    Bandara Ngurah Rai Tutup, Penumpang Telantar di Singapura
  • Wapres JK Yakin Bali Sudah Siap Antisipasi Bencana
    Wapres JK Yakin Bali Sudah Siap Antisipasi Bencana
  • Erupsi Gunung Agung Bali Jadi Sorotan Dunia
    Erupsi Gunung Agung Bali Jadi Sorotan Dunia
  • Mengapa Zona Berbahaya Gunung Agung Lebih Sempit?
    Mengapa Zona Berbahaya Gunung Agung Lebih Sempit?