Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 15:51 WIB
  • Umbar Kemewahan, Ditjen Pajak Intip Harta Pengacara Setnov

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Fikri Halim
Umbar Kemewahan, Ditjen Pajak Intip Harta Pengacara Setnov
Photo :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunandi, saat menunjukkan foto kondisi kliennya usai kecelakaan.

VIVA – Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi menjadi sorotan publik belakangan ini. Baru-baru ini di akun YouTube Najwa Shihab, dia membeberkan kebiasaannya hidup mewah dan suka menghabiskan uang ke luar negeri.

Ia bahkan menyebut jumlah uang yang dihabiskan untuk belanja ke luar negeri mencapai Rp5 miliar. Gayung bersambut, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pun mengaku akan menindaklanjuti berapa harta pengacara tersebut.  

"Iya itu normatif (di twitter), secara umum kami sampaikan informasi yang muncul di masyarakat, dan tentunya akan ditindaklanjuti," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama di kantor pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin 27 November 2017.

Kendati demikian, Hestu mengaku tak akan membeberkan informasi lebih lanjut berapa harta dan bagaimana kepatuhan yang bersangkutan, karena menghargai privasi dari Wajib Pajak (WP).

"Nah ditindaklanjuti nya seperti apa? Saya katakan, saya menjaga privasi wajib pajak yang kami tangani. Kami tidak bisa menyampaikan secara spesifik untuk WP Tertentu. Jadi kita menjaga kerahasiaan (sesuai) pasal 34, kita tidak akan sampaikan kepada publik," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fredrich mengaku suka kemewahan. Bahkan, Ia rela merogoh koceknya Rp1 miliar hanya untuk sebuah tas.

"Saya suka mewah, saya kalau ke luar negeri, sekali pergi itu minimum saya spend (belanja) Rp3 miliar, Rp5 miliar. Yang sekarang tas Hermes yang harganya Rp1 miliar juga saya beli. Saya suka kemewahan," kata Fredrich.

 

  • Kepatuhan Pembayar Pajak Mencapai 94 Persen
    Kepatuhan Pembayar Pajak Mencapai 94 Persen
  • Hati-hati, Setiap Hari Ada Wajib Pajak Nakal yang Disandera
    Hati-hati, Setiap Hari Ada Wajib Pajak Nakal yang Disandera
  • Dewi Dee Lestari Curhat Soal Pajak ke Menkeu
    Dewi Dee Lestari Curhat Soal Pajak ke Menkeu
  • Menkeu Sri Mulyani Kumpulkan Penulis, Klarifikasi Pajak
    Menkeu Sri Mulyani Kumpulkan Penulis, Klarifikasi Pajak
  • Begini Tata Cara Menghitung Pajak Profesi Penulis
    Begini Tata Cara Menghitung Pajak Profesi Penulis
  • Tunggak Pajak Rp66 Miliar, Pria Ini Dibui 6 Bulan
    Tunggak Pajak Rp66 Miliar, Pria Ini Dibui 6 Bulan