Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 28 November 2017 | 15:47 WIB
  • Komentar Menteri Rini Usai Jajal Kereta Api Bandara Soetta

  • Oleh
    • Dusep Malik,
    • Fikri Halim
Komentar Menteri Rini Usai Jajal Kereta Api Bandara Soetta
Photo :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim
Menteri BUMN Rini Soemarno saat membeli tiket kereta Bandara Soetta.

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta hari ini, Selasa 28 November 2017.

Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Rini langsung melakukan perjalanan menggunakan Skytrain untuk menuju Stasiun Kereta Bandara Soekarno Hatta.

Setiba di stasiun kereta bandara, Rini pun melakukan pembelian tiket dengan kartu kredit di Airport Railway Ticketing System (ARTS) stasiun kereta bandara Soekarno-Hatta. Ia memuji system ticketing yang diterapkan oleh PT Railink tersebut karena merupakan produksi lokal.

"Ini bikin sendiri nih, lokal punya," ujar Rini di Stasiun Kereta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten Selasa 28 November 2017.

Kereta bandara pun berangkat pukul 13.45 WIB dari stasiun kereta Bandara Soekarno-Hatta menuju Stasiun Sudirman Baru. Kecepatan yang dipacu cukup pelan yakni sekitar 25 km per jam karena masih dalam tahap uji coba.

Hadir mendampingi Menteri Rini, di antaranya Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro, Dirut PT Adhi Karya (Persero), Budi Harto.

Hadir juga Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Plt Dirut PT Industri Kereta Api (Inka) Mohamad Nur Sodiq, Dirut PT Waskita Karya (Persero), M.Choliq dan Dirut PT Bank Negara Indonesia (Persero), Achmad Baiquni.

Seperti diketahui, kereta ini mulai dilakukan pengoperasian uji coba awal untuk penumpang pada 1 Desember 2017 sampai dengan 31 Desember 2017. Kereta ini bisa mengangkut penumpang setiap harinya mencapai 33.728 orang dengan fasilitas premium.

Untuk satu trainset, kereta Bandara Soekarno Hatta ini terdiri dari enam kereta mampu mengangkut 272 penumpang. Interior keretanya didesain seperti di pesawat, penumpang pun dapat mengatur kemiringan kursi dan sandaran tangan.

Selain itu, kereta juga dilengkapi dengan pendingin udara (full AC), pengisi daya ponsel (charging port), toilet terpisah antara pria dan wanita. Dan di tiap kereta dilengkapi bagasi khusus untuk menempatkan barang bawaan, serta empat layar TV LED untuk hiburan dan juga memberikan informasi posisi kereta. (mus)