Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 11:47 WIB
  • Turis China Terjebak di Bali, Maskapai ini Kirim Dua A330

  • Oleh
    • Dusep Malik
Turis China Terjebak di Bali, Maskapai ini Kirim Dua A330
Photo :
  • Twitter @CSAIRGlobal
Pesawat Airbus tipe A380 miliki maskapai China Southern.

VIVA – Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali mulai kembali dibuka pada Rabu 29 November 2017, pukul 14.28 WITA. Status Volcano Observatory Notice for Aviation atau VONA dari Gunung Agung terlihat mulai membaik dari warna merah ke oranye.

Atas dibukanya bandara tersebut, sejumlah maskapai penerbangan dalam dan luar negeri langsung memulai aktivitasnya. Dari menerbangkan pesawat yang tertahan hingga menjemput penumpang yang sudah tertahan lama di Bandara Ngurah Rai.

Dikutip dari CRIonline, pada Kamis 30 November 2017, disebutkan maskapai milik Tiongkok ini yaitu China Southtern langsung mengerahkan dua pesawat tipe A330 menuju Bali pada Rabu 29 November kemarin.
 
Pesawat tersebut, masing-masing akan diterbangkan dari Bali menuju Guangzhou dan Shenzen. Rata-rata penumpang yang diangkut oleh maskapai ini adalah para wisatawan asal Tiongkok yang batalkan liburannya karena erupsi Gunung Agung.

Adapun total jumlah penumpang asal Tiongkok yang meninggalkan Bali dari 30 November 2017 hingga 7 Desember 2017 berdasarkan data manifes maskapai ini tercatat sebanyak 1.297 orang.

Berdasarkan sumber konsulat China di Denpasar, sejumlah wisatawan asal Tiongkok tersebut sudah ada yang tertahan di Bali sejak 27 November 2017 lalu ketika bandara ditutup karena abu vulkanik menutupi wilayah udara Bali.  

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I, Israwadi mengatakan dibukanya Bandara Ngurah Rai tidak lantas membuat maskapai bisa operasikan pesawatnya untuk mengangkut penumpang.

Sebab, maskapai membutuhkan waktu hingga tiga jam setidaknya untuk mempersiapkan operasional. Dan untuk penerbangan perdana setelah Bandara ditutup adalah maskapai Wings Air dengan tanpa penumpang.