Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 17:48 WIB
  • Tiga Hal Ini Jadi Kunci Sukses Industri Nasional

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar
Tiga Hal Ini Jadi Kunci Sukses Industri Nasional
Photo :
  • Adri Prastowo
ilustrasi industri

VIVA – Penguasaan teknologi dalam industri baik manufaktur atau dalam pembangunan infrastruktur harus terus dikembangkan. Hal itu dinilai tidak bisa diwujudkan tanpa adanya sinergi dari semua pihak tidak hanya pemerintah. 

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, Ridwan Djamaluddin mengatakan, salah satu kunci kemenangan dari industri pada sebuah negara adalah adanya aksi terpadu sinergis (orchestrated effort) dan keberpihakan seluruh elemen bangsa. Agar produk dalam negeri menjadi pemenang di pasar domestik.

Hal tersebut menurutnya, telah dicontohkan oleh beberapa negara yang industri nya maju saat ini. Seperti, Jerman, Jepang, Korea dan China. 

"Mereka sadar kekayaan alam yang dimiliki terbatas. Untuk itu, jalan utama untuk bertahan hidup adalah kemandirian dan penguasaan teknologi dan industri,” ujar Ridwan dikutip dari keterangan resminya, Kamis 30 November 2017. 

Menurut dia, ada tiga hal yang penting yang harus diperhatikan dalam membangun fondasi Industri di Indonesia, yaitu penguasaan teknologi, penguasaan merek dan penguasaan pasar. Ketiga hal ini sering kali dikesampingkan karena kita memiliki sumber daya alam yang melimpah. 

“Lemahnya penguasaan teknologi, penguasaan merek dan penguasaan pasar menyebabkan Indonesia selalu menjadi pasar bagi bangsa lain, bukannya menjadi produsen. Kekayaan alam kita seringkali secara mentah di ekspor begitu saja. Sementara kita mengimpor kembali barang tersebut dalam bentuk jadi,” jelas dia.

Sementara itu, Direktur Program Re-Industrialisasi IA ITB Achmad Rizal menambahkan, ada beberapa industri strategis dalam negeri yang harus dikuasai oleh pengusaha nasional ataupun pemerintah. Industri tersebut dinilai sangat vital untuk kedaulatan dan keberlangsungan hidup serta memenangkan persaingan di dunia.  

"Berdasarkan prinsip-prinsip Indonesianisme atau keberpihakan pada Indonesia. Bidang-bidang tersebut di antaranya ialah industri energi, industri transportasi dan infrastruktur, industri pangan dan industri digital kreatif," tambahnya. 

Sebagai informasi, untuk mendorong perkembangan industri di masa depan,  IA-ITB kembali menggelar forum Indonesianisme Summit 2017 pada Sabtu, 9 Desember mendatang di Jakarta. Forum ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pemerintah dan dunia usaha terkait untuk mengembangkan industri ke depannya.