Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 6 Desember 2017 | 14:15 WIB
  • Kereta Bandara Minangkabau Ditargetkan Operasi 2018

  • Oleh
    • Raden Jihad Akbar
Kereta Bandara Minangkabau Ditargetkan Operasi 2018
Photo :
  • ANTARA Foto/Hafidz Mubarak
Ilustrasi KA Bandara.

VIVA – Menyusul pengoperasian kereta api Bandara Kualanamu dan Bandara Soekarno-Hatta, tak lama lagi kereta api Bandara Internasional Minangkabau (KA BIM) juga akan dioperasikan. 

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Zulfikri, mengatakan, pembangunan KA BIM ditujukan untuk mengintegrasikan pelayanan transportasi udara dengan moda kereta api di daerah tersebut. 

"Bahkan kami diinstruksikan oleh menteri perhubungan untuk melakukan pemantauan secara berkala ke lokasi, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu," ujar Zulfikri dikutip dari keterangan resminya, Rabu 6 Desember 2017.

Dia menjabarkan, perjalanan dari kota Padang dan sekitarnya menuju Bandara Internasional Minangkabau tercatat sejauh 26 kilometer, selama ini baru dapat diakses melalui moda transportasi jalan. Perlu waktu tempuh sekitar 45 menit dan bahkan lebih dari 1 jam saat memasuki jam sibuk. 

Sejak 2012, Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perkeretaapian telah mencanangkan program pembangunan jalur KA BIM. Program tersebut ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan melakukan pembebasan lahan di sepanjang jalur KA menuju Bandara Internasional Minangkabau.
    
Dia menjabarkan, pelaksanaan konstruksi KA BIM meliputi pekerjaan badan jalan dan pemasangan rel sepanjang 3,9 km antara Stasiun Duku-Stasiun BIM, pembangunan Stasiun Duku dan pekerjaan persinyalan mekanik. Pembangunan Stasiun BIM dilaksanakan secara multi years selama 2015/2016. 

Fasilitas yang ditawarkan di Stasiun Duku antara lain, lahan parkir yang luas, loket, dan ruang tunggu yang representatif, peron dan toilet yang ramah bagi penyandang disabilitas, serta fasilitas ruang menyusui. Khusus di Stasiun BIM, dilengkapi dengan lift dan eskalator yang terhubung dengan sky bridge menuju ke terminal penumpang di bandara, sehingga memudahkan pergerakan penumpang dari dan menuju stasiun BIM. 

"Total anggaran dari APBN yang digelontorkan untuk program pembangunan tersebut mencapai Rp300 miliar," ungkapnya. 

Jalur KA BIM membentang sepanjang 22 km terdiri atas empat stasiun dari Stasiun Padang hingga Stasiun BIM. Kereta itu melintasi 18,1 km jalur KA eksisting antara Stasiun Padang-Stasiun Tabing-Stasiun Duku, dan 3,9 km jalur KA baru antara Stasiun Duku-Stasiun BIM. 

Dengan selesainya seluruh pekerjaan konstruksi, Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau direncanakan untuk diresmikan pengoperasiannya pada 2018. Dalam rangka persiapan pengoperasian KA BIM, segera dilakukan uji rancang bangun dan safety assessment terhadap keseluruhan prasarana pendukung KA BIM. 

Terkait dengan kesiapan sarana, PT KAI bekerja sama dengan PT Inka sedang melakukan pengadaan satu trainset KRDE guna menunjang pengoperasian KA BIM, yang terdiri atas tiga kereta dengan total kapasitas 272 tempat duduk. (art)