Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 7 Desember 2017 | 14:07 WIB
  • Cara REI Atasi Kesulitan Kredit Properti di Daerah

  • Oleh
    • Dusep Malik
Cara REI Atasi Kesulitan Kredit Properti di Daerah
Photo :
  • Istimewa
Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata

VIVA – Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (REI) terus melakukan upaya inovasi dalam mendorong program pembangunan sejuta rumah. Upaya itu adalah uji coba video conference dalam rapat koordinasi dengan DPD REI se-Indonesia.  

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata, mengatakan, dengan fasilitas tersebut setiap daerah bisa menyampaikan secara langsung keluhan yang terjadi di lapangan kepada DPP REI dan pejabat berwenang.

Menurut dia, dalam setiap rapat koordinasi dengan DPD REI se-Indonesia, pihaknya juga turut menghadirkan para instansi terkait seperti perbankan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), kementerian terkait termasuk Ditjen Pajak.

"Dalam uji coba perdana ini, ada delapan DPD menyatakan keluhannya. Telewicara ini juga dihadiri Direktur BTN Oni Febriarto dan Senior Vice President BTN Suryanti," ujar Soelaeman dalam keterangannya, Kamis 7 Desember 2017.

Eman, panggilan akrab Soelaeman menuturkan, dalam pengembangannya, telewicara ini nantinya bisa menyasar pada penyelesaian masalah pembangunan properti, seperti pengajuan kredit konstruksi yang tidak kunjung cair di daerah hingga mencari jalan keluar setiap aturan yang menghambat.

“Jadi, misalnya ada pengembang daerah yang mengajukan kredit konstruksi, tapi sudah sebulan lebih tidak cair, ini bisa dibahas di rakor rutin. Kami undang BTN, bisa dicek apakah karena pengembang tidak penuhi persyaratan atau bank mengalami keterbatasan SDM. Solusinya diusahakan kalau bisa langsung putus saat itu juga,” tutur Eman.

Sementara itu, dengan baiknya koordinasi hingga daerah, pada November 2017, jumlah rumah subsidi yang sudah dibangun oleh anggota REI mencapai 168 ribu unit. Angka itu di luar 14 ribu unit rumah susun sederhana sewa yang telah dibangun DPP REI DKI Jakarta.

Dengan capaian yang cukup besar tersebut, REI sangat optimistis pembangunan 200 ribu unit rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada akhir 2017 akan mencapai target.

Atas prestasi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pun sangat mengapresiasi langkah REI dalam mendukung percepatan Program Sejuta Rumah (PSR) yang digalakkan pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Apresiasi tersebut diberikan Kementerian PUPR dalam bentuk penghargaan Mitra Terbaik 2017, dalam puncak peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-72 di Kementerian PUPR pada Senin 4 Desember 2017.

"Penghargaan ini menjadi pendorong dan motivasi bagi anggota REI di tahun berikutnya untuk bekerja keras menyukseskan program strategis pemerintah di bidang perumahan rakyat sekaligus memajukan industri properti," ujarnya.