Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 17 Mei 2017 | 04:00 WIB
  • Solidaritas, Hotel dan Restoran di Gaza Hanya Jual Air Garam

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Dinia Adrianjara
Solidaritas, Hotel dan Restoran di Gaza Hanya Jual Air Garam
Photo :
  • Independent.co.uk/ Twitter
Aksi solidaritas air garam di restoran dan hotel Palestina

VIVA.co.id – Sebanyak 1.600 tahanan Palestina melakukan aksi mogok makan untuk memprotes kondisi penjara milik Israel. Hal ini menuai aksi solidaritas dari berbagai pihak. Salah satunya dari para pengusaha hotel dan restoran di Jalur Gaza.

Untuk menunjukkan solidaritasnya, hotel dan restoran tersebut juga melakukan aksi dengan hanya menyediakan air garam kepada pelanggan. Para pelayan dan pekerja pun mengenakan seragam yang khusus selama aksi berlangsung.

Mulanya, aksi kampanye yang diberi nama "Salt Water Challenge" ini menarik perhatian jutaan orang setelah bintang pop Palestina, Mohammed Assaf menenggak segelas air garam dan diunggah melalui akun YouTube.

Dilansir Independent, Selasa, 16 Mei 2017, diperkirakan terdapat 1.600 orang yang mengambil bagian dari aksi mogok makan di penjara tersebut. Aksi tersebut ditujukan untuk menentang beberapa masalah di penjara Israel seperti akses menggunakan telepon, terbatasnya hak mendapatkan pengacara dan pembatasan hak untuk mendapatkan perawatan medis.

Diperkirakan saat ini terdapat sekitar 6.500 warga Palestina yang ditahan di penjara Israel atas tuduhan terorisme. Kendati demikian, para pemimpin Palestina meyakini bahwa kebanyakan dari mereka ditahan secara tidak adil dan berstatus sebagai tahanan politik.

Menanggapi hal ini, pihak berwenang Israel mengutuk aksi tersebut. Menteri Keamanan Israel, Gilad Erdan mengatakan, bahwa narapidana yang ditahan adalah teroris dan pembunuh yang mendapatkan hukuman layak. (mus)