Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 15:54 WIB
  • Klaim Rusia Tewaskan Pemimpin ISIS Diragukan

  • Oleh
    • Ezra Natalyn
Klaim Rusia Tewaskan Pemimpin ISIS Diragukan
Photo :
  • Reuters
Parade militan ISIS di Raqqa, Suriah.

VIVA.co.id – Menteri Pertahanan Rusia menyatakan bahwa mereka menduga bahwa orang nomor satu Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS Abu Bakar al Baghdadi turut tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Rusia dan sekutunya, Suriah, di kota Raqqa pada akhir Mei lalu.

Rusia melancarkan serangan udara di lokasi yang menurut informasi intelijen pada saat itu menjadi tempat para pemimpin ISIS sedang mengadakan pertemuan.

"Pada tanggal 28 Mei setelah drone dioperasikan untuk memastikan lokasi tempat dan waktu pertemuan petinggi ISIS pada pukul 00.35 dan 00.45, Rusia melancarkan serangan udara ke lokasi itu," disampaikan dalam pernyataan melalui akun resmi Kementerian Pertahanan Rusia di laman Facebook.

Dilansir Reuters, Jumat 16 Juni 2017, serangan itu menyebabkan sejumlah pentolan ISIS tewas dan sekitar 300 anggota militan ISIS kehilangan nyawa. Namun, pihak Amerika Serikat yang juga berkoalisi dengan Irak menggempur ISIS, meragukan klaim tewasnya Baghdadi.

Sementara itu, informasi waktu dan tempat pertemuan pemimpin ISIS itu menurut Rusia, pertama kali didapatkan oleh AS. Namun, kematian Baghdadi hingga saat ini belum disertai bukti sahih.

Direktur Syrian Observatory for Human Rights Rami Abdulrahman meragukan klaim tersebut.

"Informasi itu meragukan karena setelah itu Baghdadi dikabarkan masih ada di Deir al-Zor, wilayah antara Irak dan Suriah," kata Rami.