Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 05:00 WIB
  • 20-06-1963: Kala Perang Dingin, Uni Soviet-AS Bangun Hotline

  • Oleh
    • Ezra Natalyn
20-06-1963: Kala Perang Dingin, Uni Soviet-AS Bangun Hotline
Photo :
  • EVELYN LINCOLN/THE WHITE HOUSE/JOHN F. KENNEDY PRESIDENTIAL LIBRARY/REUTERS
Presiden AS, John F. Kennedy berbicara dengan Pemimpin Uni Soviet, Nikita Khruschev.

VIVA.co.id – Pada hari ini, 20 Juni 1963 silam, Amerika Serikat dan Uni Soviet sepakat untuk membuat jalur komunikasi khusus atau hotline antara kedua negara. Hal tersebut dilakukan menyusul terjadi krisis misil Kuba yang membuat ketegangan antara dua negara itu pada masa Perang Dingin.

Jalur hotline itu dibangun agar kedua negara bisa berkomunikasi dan meminimalisasi ketegangan yang terjadi. Diketahui pada saat itu, Uni Soviet membangun situs misil di Kuba.

Uni Soviet menyatakan bersedia tidak membangun misil dengan nuklir di Kuba dengan catatan AS tidak mengusik kedaulatan Kuba. Pemimpin Uni Soviet Nikita Khrushchev mengatakan akan menghindari konflik dengan potensi penggunaan senjata nuklir.

Sementara Presiden AS John F Kennedy membangun karantina laut untuk mengamankan Amerika Serikat dari potensi pengayaan nuklir di Kuba. Adanya hotline tersebut menumbuhkan harapan meredanya persaingan antara AS dan Soviet.

"Langkah ini adalah kemajuan untuk menghindari adanya kecelakaan dan penggunaan senjata akibat adanya salah perhitungan maupun kesalahpahaman," kata Kennedy pada saat itu. (one)