Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 14 Juli 2017 | 04:56 WIB
  • Getaran Gempa di Korea Utara, Dicurigai Uji Senjata Nuklir

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Dinia Adrianjara
Getaran Gempa di Korea Utara, Dicurigai Uji Senjata Nuklir
Photo :
  • Express
Terowongan di perbatasan Korea yang diduga dibangun oleh Korea Utara.

VIVA.co.id – Adanya gempa dengan getaran berkekuatan 5,8 Skala Richter sempat mengguncang Korea Utara di bagian Wilayah Laut Jepang pada hari Kamis, 13 Juli 2017, waktu setempat. Namun survei Geologi AS mengatakan gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan.

Diberitakan Channel News Asia, ahli seismologi USGS Julie Dutton mengatakan gempa sebesar itu tidak biasa terjadi di Wilayah Korea Utara. Dia mengatakan bahwa gempa besar terakhir terjadi di bagian Laut Jepang pada
tahun 1994.

Seperti diketahui bahwa uji coba nuklir bawah tanah yang dilakukan Korea Utara beberapa waktu lalu menyebabkan timbulnya kejadian seismik. Namun Dutton mengatakan belum ada indikasi kuat bahwa gempa tersebut adalah peristiwa buatan manusia.

Hal senada juga diungkapkan seorang juru bicara Pentagon yang mengatakan bahwa indikasi awal menunjukkan gempa tersebut tidak diakibatkan oleh uji coba nuklir.

Gempa yang terjadi sekitar pagi hari tersebut berada jauh di lapisan perut bumi yaitu sekitar 538 Kilometer di bawah dasar laut dan tidak menyebabkan kerusakan serius.

Pusat gempa berada di 180 Kilometer tenggara kota Chongjin, Korea Utara.