Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 18 Juli 2017 | 06:18 WIB
  • 18-7-1925: Buku Pertama Biografi Hitler Terbit

  • Oleh
    • Endah Lismartini
18-7-1925: Buku Pertama Biografi Hitler Terbit
Photo :
  • www.askmen.com
Adolf Hitler

VIVA.co.id – Pada tanggal ini di tahun 1925, buku pertama dari otobiografi filosofis Adolf Hitler, yang berjudul Mein Kampf, diterbitkan. Buku ini merupakan cetak biru dari agenda Hitler untuk mewujudkan berdirinya negara Nazi, atau Third Reich, dan eksposisi yang jelas tentang mimpi buruk yang kemudian menyelimuti Eropa dari tahun 1939 sampai 1945.  Buku ini terjual total 9.473 eksemplar di tahun pertamanya.

Hitler mulai menulis buku besarnya saat menjadi penghuni penjara Landsberg. Ia dipenjara dengan tuduhan melakukan pengkhianatan karena perannya di Beer Hall Putsch. Aksi kudeta yang terkenal, di mana dia dan antek-anteknya mencoba untuk melakukan kudeta dan menguasai pemerintahan di Bavaria. Aksi ini berakhir dengan bencana, dengan beberapa sekutu mundur dan yang lainnya jatuh ke tangan pihak berwenang.

Hitler dijatuhi hukuman lima tahun penjara (dia hanya menjalani selama sembilan bulan). Waktunya di benteng tua di Landsberg dihabiskan dengan santai. Dia diizinkan menerima tamu dan hadiah, dan diperlakukan sebagai pahlawan. Dia memutuskan untuk menghabiskan waktu luangnya untuk menulis buku. kemudian mulai mendiktekan Volume One, sebuah masterpiece, kepada Rudolph Hess, anggota setia Partai Sosialis Nasional Jerman dan sesama revolusioner.

Bagian pertama Mein Kampf, diberi judul "A Reckoning," adalah berisi cacian 400 halaman ditambah masalah yang menimpa Jerman-Prancis, yang ingin memotong Jerman. Kurangnya lebesraum, "ruang hidup," dan kebutuhan untuk memperluas bagian timur Jerman ke Rusia; Dan pengaruh baleful dari ras "anjing kampung". Bagi Hitler, negara bukanlah entitas ekonomi, tapi entitas ras. Kemurnian ras merupakan kebutuhan mutlak bagi Jerman yang telah direvitalisasi. "atau laki-laki tidak binasa akibat perang yang hilang, tapi karena kehilangan ... darah murni (ras)."

Sedangkan untuk kepemimpinan, Hitler's Third Reich akan meniru cita-cita Prusia tentang pemerintahan otoriter absolut. "Tidak boleh ada keputusan mayoritas, tapi hanya orang yang bertanggung jawab ... Tentunya setiap orang akan memiliki penasihat ... tapi keputusannya akan dibuat oleh satu orang."

Jadi begitulah akhirnya Hitler menjalankan negara.  Perang dengan Prancis, perang dengan Rusia, penghapusan ras "tidak murni", dan kediktatoran mutlak. Hitler mengemukakan agenda politiknya 14 tahun penuh sebelum pecahnya perang.

Volume Dua Mein Kampf, yang berfokus pada sosialisme nasional, diterbitkan pada tahun 1927. Penjualan karya yang lengkap tetap biasa-biasa saja sepanjang tahun 1920an. Baru pada tahun 1933, tahun pertama masa jabatan Hitler sebagai kanselir Jerman, penjualan melonjak menjadi lebih dari 1 juta. Popularitasnya mencapai titik, di mana buku tersebut menjadi ritual untuk diberikan pada pasangan yang baru menikah.