Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 18 Juli 2017 | 10:38 WIB
  • Kisah Ogburn, Hidup Setelah Kematian 40 Menit

  • Oleh
    • Ezra Natalyn
Kisah Ogburn, Hidup Setelah Kematian 40 Menit
Photo :
  • BBC/Koleksi John Ogburn
John Ogburn dan dua petugas polisi yang memberikannya pertolongan pertama

VIVA.co.id – Seorang pria di Carolina Utara, Amerika Serikat sempat kehilangan denyut jantung selama 40 menit dan dianggap mati hingga akhirnya setelah lewat 40 menit, dia kembali bernapas.

John Ogburn, pria berusia 36 tahun sempat terkena serangan jantung dan mati seketika. Namun petugas darurat medis yang menanganinya tak menyerah hingga kemudian dia bernapas kembali.

Dia mengalami serangan jantung pada saat bekerja di depan komputer jinjingnya di rumahnya. Polisi yang berada di sekitar kediamannya kemudian datang dan memberikan bantuan pernapasan lalu memanggil 911. Ayah tiga anak itu  lalu bisa diselamatkan.

Dilansir BBC, Ogburn kemudian dirawat intensif untuk pemulihan. Dia mengaku merasa lebih baik setelah bangun dari "kematian".

"Sebelumnya saya tidak merasa sebaik ini. Mungkin karena rutinitas saya juga mulai berubah," kata John Ogburn.

Menanggapi hal ini, Dosen Fakultas Kedokteran University of Alabama,  Dr Michael Kurz mengatakan, bahwa hidupnya Ogburn adalah bukti penanganan serangan jantung yang baik. Dia mengatakan bahwa orang dengan serangan jantung memang setiap detiknya mengalami hilangnya kemungkinan hidup.

Dia mengatakan, setiap tahun ada sekitar 350 ribu orang dengan serangan jantung mendatangi rumah sakit di AS. Namun sayangnya diperkirakan hanya sekitar 46 persen yang mendapatkan penanganan profesional yang tepat. (mus)