Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 15 September 2017 | 06:00 WIB
  • 15-9-1941: 800 Perempuan Yahudi Dibantai Nazi di Lithuania

  • Oleh
    • Endah Lismartini
15-9-1941: 800 Perempuan Yahudi Dibantai Nazi di Lithuania
Photo :
  • Dokumentasi pemerintah AS
Para Yahudi di tahanan Nazi Jerman

VIVA.co.id – Sepanjang  masa Perang Dunia I adalah masa kekelaman dan kekejaman Hitler dengan organisasi Nazi yang ia dirikan. Organisasi ini terus melakukan perburuan dan pembunuhan pada puluhan ribu bangsa Yahudi.

Hari ini, 76 tahun yang lalu, 800 perempuan Yahudi menemui ajal mereka di sebuah kamp konsentrasi di Lithuania.

Dikutip dari laman On this day, pembunuhan ini terjadi setelah tentara Jerman berhasil menginvasi negara yang memiliki budaya dan bahasa Yahudi yang berbeda. Sebelum Perang Dunia II, populasi Yahudi Lithuania sekitar 160.000, sekitar tujuh persen dari total populasi.

Dikutip dari laman ushmm.org, Lithuania adalah negara merdeka dari akhir Perang Dunia I sampai tahun 1940. Pada tanggal 16 Januari 1939, Lithuania dan Jerman menandatangani sebuah pakta non-agresi. Namun demikian, pada bulan Maret tahun itu Jerman mencaplok wilayah Memel Klaipeda di Lithuania, sebuah wilayah dengan mayoritas etnis Jerman.

Uni Soviet menduduki Lithuania pada bulan Juni 1940 dan mencaplok negara tersebut pada bulan Agustus 1940. Pada tahun 1941, penduduk Yahudi di Lithuania membengkak karena masuknya pengungsi dari Polandia yang diduduki Jerman, dan jumlahnya mencapai sekitar 250.000, atau 10 persen dari populasi tersebut.

Pada bulan Juni dan Juli 1941, setelah invasi Jerman ke Uni Soviet, tentara Jerman menduduki Lithuania. Selama pendudukan Jerman, Lithuania dimasukkan ke dalam Reich Commissariat Ostland (Reichskommissariat Ostland), sebuah administrasi sipil Jerman yang mencakup negara-negara Baltik dan Belarusia Barat.

Tak terima wilayah negara dikuasai asing, orang-orang Lithuania melakukan pemberontakan dan kerusuhan dengan kekerasan terhadap orang-orang Yahudi sesaat sebelum dan sesudah kedatangan pasukan Jerman.

Pada bulan Juni dan Juli 1941, detasemen Einsatzgruppen Jerman (unit pembunuhan bergerak), bersama dengan pelengkap Lithuania, mulai membunuh orang-orang Yahudi di Lituania.

Pada akhir Agustus hingga November 1941, warga Yahudi di Lithuania mulai diburu oleh tentara Jerman. Pembunuhan 800 perempuan Yahudi Lithuania menjadi bagian dari catatan kelam sejarah bangsa ini.

Seluruh warga Yahudi di berbagai kamp konsentrasi juga terus menerima tekanan. Mulai dari kerja paksa, marjinalisasi, kekurangan makanan, wabah penyakit, hingga tingkat kepadatan penduduk yang sangat berlebihan.

Tahun 1943, tentara Jerman menghancurkan ghetto Vilna dan Svencionys, dan mengubah ghetto Kovno dan Siauliai menjadi kamp konsentrasi. Sekitar 15.000 orang Yahudi Lituania dideportasi ke kamp kerja paksa di Latvia dan Estonia.

Sekitar 5.000 orang Yahudi dideportasi ke pusat-pusat pembunuhan di Polandia yang diduduki Jerman. Di sana mereka menemui ajal secara paksa. Sesaat sebelum menarik diri dari Lithuania pada musim gugur 1944, sekitar 10.000 warga Yahudi di Lithuania dideportasi oleh Jerman. Mereka dibawa ke kamp konsentrasi di Jerman.

Musim panas 1944, pasukan Soviet berhasil merehabilitasi Lithuania. Namun sejarah mencatat, hanya dalam waktu tiga tahun, tentara Jerman telah membunuh 90 persen orang Yahudi di Lithuania, dan jumlah ini menjadi tingkat korban kekejaman tertinggi di Eropa. (ase)