Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 3 Oktober 2017 | 11:26 WIB
  • Ada 23 Senjata di Kamar Hotel Pelaku Penembakan Las Vegas

  • Oleh
    • Endah Lismartini
Ada 23 Senjata di Kamar Hotel Pelaku Penembakan Las Vegas
Photo :
  • REUTERS/Mike Blake
Kamar yang Digunakan Pelaku Penembakan di Las Vegas

VIVA.co.id – Sebanyak 42 senjata ditemukan di kamar hotel dan rumah tersangka penembakan Las Vegas. Beberapa diantaranya adalah senapan bertenaga tinggi.

Dikutip dari ABC, Selasa, 3 September 2017, Asisten Perwira Polisi Las Vegas, Sheriff Todd R. Fasulo mengatakan bahwa 23 senjata ditemukan di Mandalay Bay Hotel dan ruang Casino di mana Stephen Paddock, tersangka pelaku melepaskan tembakkan ke kerumunan. Sementara 19 senjata lainnya ditemukan dari rumahnya di Mesquite, Nevada. Beberapa senapan dengan muatan peluru berkapasitas tinggi ditemukan di kamar hotel.

Sebelumnya, polisi sempat mengatakan, di antara senjata dan amunisi yang ditemukan polisi di ruangan hotel yang digunakan oleh Paddock adalah beberapa senapan bertenaga tinggi yang dianggap mampu menembus baju besi polisi.

Ada juga beberapa pistol di ruangan itu. Amunisi tambahan tersebut mengindikasikan bahwa penembakan tersebut, yang telah menyebabkan 59 orang tewas dan melukai lebih dari 500 lainnya, bisa saja menjadi lebih buruk lagi.

Sebuah senapan yang sudah dimodifikasi juga ditemukan. Modifikasi itu memungkinkan  senapan untuk mensimulasikan tembakan otomatis dengan cepat. Aparat penegak hukum masih dalam proses memeriksa senjata api itu untuk mengetahui apakah mereka mampu menembak secara otomatis.

Seorang pejabat mengatakan bahwa Paddock memiliki kamera yang terpasang di ruangan itu, tampaknya untuk merekam dirinya sendiri.

Di lokasi terpisah yang dicari oleh pihak berwenang,sebuah bahan peledak yang sepertinya digunakan dalam melatih target, ditemukan, kata beberapa sumber.

Sebelumnya, Sheriff Clark County Joseph Lombardo mengatakan bahwa setidaknya ada 10 senapan di ruangan tersebut namun mencatat bahwa penyelidikan tersebut masih berlangsung.

Biro Pengawas Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak Amerika Serikat menyatakan saat ini kepolisian memimpin investigasi untuk menemukan jejak senjata yang ditemukan dari lokasi kejadian di Los Angeles. Penembakan tersebut merupakan yang paling mematikan dalam sejarah A.S. modern.