Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 6 Oktober 2017 | 13:51 WIB
  • Sadis, Pemerkosaan Berujung Penyiraman Air Keras

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Dinia Adrianjara
Sadis, Pemerkosaan Berujung Penyiraman Air Keras
Photo :
  • REUTERS/Adnan Abidi
Unjuk Rasa menolak Pemerkosaan

VIVA.co.id – Seorang wanita India kembali harus mengalami penderitaan setelah diperkosa di sebuah sekolah. Sadisnya, pelaku menyiramkan cairan asam ke bagian kelamin korban setelah pemerkosaan terjadi di daerah Ghoorpur, distrik Allahabad, Uttar Pradesh, India.

Polisi mengatakan, mereka telah menangkap seorang sopir bernama Panchraj dan seorang pria yang tidak disebutkan namanya. Pelaku diketahui memiliki hubungan selama setahun dengan korban yang merupakan seorang janda tiga anak dan sehari-hari bekerja sebagai pembersih sekolah.

"Saya berselingkuh dengan dia. Perkawinan saya diatur dengan orang lain, jadi saya menjauhkan diri dari dia. Tapi dia mulai menekan saya untuk bersamanya," kata Panchraj.

"Karena marah maka saya melakukan hal ini," lanjut pelaku, seperti dikutip Metro, Jumat, 6 Oktober 2017.

Sekolah tempat mereka berdua bekerja pada saat itu ditutup untuk festival Hindu Dusshera. Namun korban tetap datang bekerja. Pelaku mengaku sengaja mengajak korban ke tempat tertutup di wilayah sekolah kemudian kaki korban diikat, lalu diperkosa oleh satu orang pria lainnya.

Selain diperkosa, kedua pelaku menyiramkan zat korosif ke alat kelamin korban. Korban kini sedang dirawat di rumah sakit. Sementara suaminya diketahui telah meninggal dunia tiga tahun yang lalu.