Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 12:48 WIB
  • Kim Jong-un Kembangkan Wisata di Lokasi Uji Rudal

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Dinia Adrianjara
Kim Jong-un Kembangkan Wisata di Lokasi Uji Rudal
Photo :
  • KCNA via Reuters
Kim Jong-un di Wonsan

VIVA.co.id – Kota tepi laut Wonsan menjadi pilihan para keluarga Korea Utara sebagai tempat tujuan memancing, barbecue di pantai dan bersantai pada saat musim panas. Bagi pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, resor ini juga merupakan tempat beristirahat.

Selain itu, di area ini terdapat kuil untuk pariwisata. Uniknya, Wonsan juga dikenal sebagai lokasi pengujian rudal.

Kim membangun kembali kota berpenduduk 360 ribu orang itu dan ingin mengubahnya menjadi hotspot turis bernilai miliaran dolar. Namun, pada saat yang sama, dia telah meluncurkan hampir 40 rudal dari daerah itu sebagai bagian dari tes akselerasi pencegahan nuklir.

"Mungkin terdengar gila bagi orang luar untuk menembakkan rudal justru dari tempat yang ingin dikembangkan secara ekonomi. Tapi, begitu lah cara Kim mengelola negaranya," kata Lim Eul Chul, pakar ekonomi Korea Utara di Universitas Kyungnam Korea Selatan.

Kombinasi antara pariwisata dan senjata nuklir ini merupakan strategi Kim Jong-un untuk bertahan hidup, kata periset sebagaimana dilansir Reuters, Rabu, 11 Oktober 2017.

Rencana pembangunan Wonsan telah pesat sejak pertama kali diumumkan pada 2014. Diamati untuk pertama kalinya, mereka menemukan 160 halaman di hampir 30 brosur yang diproduksi oleh Wonsan Zone Development Corporation di Korea, China, Rusia dan Inggris pada 2015 serta 2016.

Pariwisata adalah salah satu sumber uang Korea Utara setelah ditekan melalui sanksi PBB. Oleh karena itu, promosi wisata dilakukan termasuk melalui brosur iklan kepada investor asing.

Beberapa peluang potensial senilai US$1,5 miliar di Wonsan Special Tourist Zone, area yang memiliki luas lebih dari 400 kilometer persegi ditawarkan. Kim juga telah membangun sebuah resor ski dan bandara baru di sana.

Menurut salah satu brosur, zona tersebut mencakup sekitar 140 peninggalan sejarah, 10 pantai pasir, 680 tempat wisata, empat mata air mineral, beberapa tempat peristirahatan dan danau alami serta lebih dari 3,3 juta ton lumpur terapi.

Proyek ini mengundang investor untuk membantu pembangunan department store senilai US$7,3 juta, pengembangan pusat kota US$197 juta dan lapangan golf US$123 juta.

Awal tahun ini, Kim mengirim 16 pejabatnya ke Spanyol untuk mendapatkan perspektif membangun Wonsan. Mereka mengunjungi Marina d'Or, salah satu kompleks turis terbesar di Mediterania dan taman Terra Mitica di Benidorm.

"Mereka melihat tempat tersebut dengan mata kepala sendiri dan merekam beberapa hal penting," kata seorang juru bicara Kedutaan Korut di Madrid. Menurut informasi, pejabat Korut sangat terkesan dengan tema-tema peradaban kuno Mesir, Yunani, dan Roma.

Sementara itu, tidak ada mitra asing besar yang secara terbuka mengatakan bahwa mereka akan mendukung proyek Wonsan. Bandara baru yang selesai pada 2015 juga belum dibuka untuk penerbangan internasional. 

Amerika baru-baru ini bahkan melarang warganya mengunjungi Korea Utara.