Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Rabu, 11 Oktober 2017 | 17:18 WIB
  • Pemakaman Raja Bhumibol di Thailand akan Berlangsung Megah

  • Oleh
    • Endah Lismartini
Pemakaman Raja Bhumibol di Thailand akan Berlangsung Megah
Photo :
  • REUTERS/Athit Perawongmetha
Rakyat Thailand berduka setelah Raja Bhumibol Adulyadej wafat Oktober 2016.

VIVA.co.id – Oktober akan menjadi bulan yang sangat menyedihkan bagi rakyat Thailand. Pada Oktober tahun lalu, raja yang sangat mereka cintai Bhumibol Adulyadej mangkat. Dan Oktober tahun ini jasad raja akan dikremasi.

Warga Thailand kini bersiap untuk memberikan sentuhan terakhir yang terbaik bagi jasad raja mereka. Akhir bulan ini sebuah upacara pemakaman yang mewah sebagai tanda perpisahan pada raja akan digelar. Selama lima hari, Thailand akan menggelar upacara pemakaman yang mewah.

Ratusan ribu pelayat berpakaian hitam diharapkan memenuhi area di sekitar istana raja di Bangkok. Mereka akan melihat langsung prosesi pemakaman raja yang sangat berperan dalam pembentukan persatuan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) selama beberapa dekade setelah Perang Dunia ke dua. Pemakaman ini akan dijaga oleh 78.000 polisi dan puncak kulminasinya adalah tanggal 26 Oktober 2017.

"Bulan Oktober adalah periode kesedihan," ujar Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha, yang mengumumkan rencana menggelar pemilu nasional pada tahun 2018 mendatang. "Saya meminta kepada seluruh politisi dan partai politik untuk bersikap damai dan tertib," ujarnya kepada wartawan di Bangkok, Selasa, 10 Oktober 2017.

Selama sepuluh bulan para seniman mempersiapkan upacara pemakaman di kawasan kuno Bangkok. Mereka membangun sebuah situs kremasi yang rumit yang dibuat setelah sebuah visi tentang surga, di mana orang-orang Thailand percaya bahwa bangsawan yang meninggal dunia akan kembali dan tinggal di atas Gunung Meru, sebuah gunung emas dalam mitologi Hindu.

Seorang analis yang menolak disebut namanya mengatakan kepada Reuters, 11 Oktober 2017, pemakaman Raja Bhumibol, yang meninggal pada 13 Oktober tahun lalu setelah tujuh dasawarsa bertahta, juga merupakan masa ketidakpastian bagi beberapa orang Thailand.

"Dalam banyak hal, Raja Thailand dan kematiannya telah meninggalkan kekosongan besar dalam jiwa Thailand," kata analis tersebut. Ia menunjuk pada pergolakan sosial dan politik dalam beberapa dekade terakhir. "Apa yang terjadi setelah pemakamannya? Ke mana akan Thailand selanjutnya? Ini adalah pertanyaan mendalam yang harus dijawab," ujarnya.

Raja yang sangat dicintai rakyat Thailand itu mangkat pada Oktober tahun lalu. Anak laki-laki raja segera menggantikan jabatannya. Raja baru diberi gelar King Maha Vajiralongkorn, or Rama X.

Seorang grafis desainer yang terlibat dalam persiapan pemakaman dan mengaku sangat mencintai raja mengatakan ia sedang mempersiapkan sebuah pemakaman spesial, bahkan sangat khusus. "Ini adalah momentum 'Mandela' kami, 'Putri Diana' kami," ujarnya. "Dunia akan melihat sungai airmata yang menunjukkan betapa rakyat Thailand sangat mencintai Raja Bhumibol. Ia adalah raja bagi seluruh rakyat," ujarnya. (ren)