Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Minggu, 5 November 2017 | 17:19 WIB
  • Bejat, Pria Perkosa Bocah di Depan Anak-anak Sendiri

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Dinia Adrianjara
Bejat, Pria Perkosa Bocah di Depan Anak-anak Sendiri
Photo :
  • REUTERS/Amit Dave/File
Ilustrasi/Protes anti kekerasan seksual terhadap anak

VIVA – Seorang pria India didakwa memperkosa anak di bawah umur tiga tahun atau batita di depan anak-anak kandungnya sendiri. Dia juga dituduh terlibat dalam serangkaian pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di negara tersebut.

Bayi perempuan yang baru berusia 18 bulan dilaporkan pada saat itu tengah bermain di rumah tetangga saat diduga diperkosa oleh pria yang memiliki dua anak masing-masing berusia dua dan empat tahun.

Batita malang yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit New Delhi itu sebelumnya ditemukan tergeletak di luar rumahnya oleh sang ibu. Bocah itu mengalami pendarahan akibat serangan seksual tersebut.

Diberitakan Asia One, Minggu, 5 November 2017, pelaku akhirnya ditangkap pada Kamis lalu waktu setempat menurut kesaksian Harinder Singh, seorang petugas di wilayah Aman Vihar, lokasi serangan seksual itu terjadi.

Atas aksi bejatnya, pelaku dijerat pasal hukuman di bawah India's Protection of Children from Sexual Offences Act, yang memungkinkan pelaku mendapat hukuman penjara seumur hidup.

Kepala Komisi Wanita Delhi, Swati Maliwal, telah bertemu dengan korban dan mengatakan bahwa kondisinya stabil setelah menjalani operasi. "Anak malang itu bahkan tidak bisa berbicara, dia hanya berbaring di sana," kata Maliwal.

Kekerasan tersebut menambah catatan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak-anak di India. Hampir 11 ribu kasus perkosaan anak dilaporkan terjadi pada tahun 2015 menurut data National Crime Records Bureau. Sekitar tiga anak diperkosa setiap hari di Delhi saja.

Sebuah Komite PBB untuk Hak Anak pada 2014 mengatakan satu dari tiga korban pemerkosaan di India terjadi kepada anak di bawah umur. Muncul kekhawatiran pelecehan seksual terhadap anak yang semakin meluas di negara tersebut. (mus)