Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 9 November 2017 | 10:58 WIB
  • Datang Buat Jadi Juri Pengadilan, Obama Malah Diminta Pulang

  • Oleh
    • Endah Lismartini
Datang Buat Jadi Juri Pengadilan, Obama Malah Diminta Pulang
Photo :
  • ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Obama Hadiri Kongres Diaspora Indonesia

VIVA – Mantan Presiden AS Barack Obama batal menjalankan tugasnya sebagai juri di pengadilan Chicago. Hakim meminta Obama untuk pulang tanpa harus bertugas.

Keterlibatan Obama sebagai juri di pengadilan Chicago sudah jadi perbincangan sejak beberapa hari sebelumnya. Rabu pagi, 8 November 2017, Obama meninggalkan rumahnya menuju gedung pengadilan Daley Centre.

Meski sudah menjadi mantan presiden, popularitas Obama tak pudar. Warga Chicago berkerumun memadati Daley Centre untuk melihat Obama dari dekat.

Helikopter dari berbagai televisi swasta dan kantor berita terus beterbangan melintasi udara Chicago, sejak petugas dari Dinas Rahasia bergerak mengawal Obama meninggalkan rumahnya di kawasan Kenwood hingga ke gedung pengadilan.

Mengenakan jaket tanpa dasi, mantan Presiden AS ke 44 itu lalu masuk ruangan. Menggunakan lift, ia menuju lantai 17 untuk bertemu dengan juri lain, wartawan, staf pengadilan, dan pengacara. Setelah itu mereka menonton video "pengantar" untuk bertugas sebagai juri. Tapi setelah video selesai, Kepala Pengadilan Cook County Timothy Evans mempersilakan Obama untuk pulang.  Obama pulang meninggalkan pengadilan sekitar tengah hari.

Pengadilan Amerika Serikat menganut sistem juri dalam penentuan vonis. Juri diambil secara acak dari para warga negara. Setiap calon juri menerima honor $17,20 atau sekitar Rp200.000 per hari dari pemerintah kota.

Obama sebelumnya dipanggil untuk menjadi juri pada tahun 2010, saat menjabat di empat tahun pertamanya sebagai presiden AS, namun ia mendapat izin penundaan dari pengadilan. Alasannya, karena pada saat itu Obama sudah memiliki jadwal pertemuan yang sudah diagendakan sebelumnya dengan presiden wilayah Kurdistan di Irak.

Katie Hill, Direktur Komunikasi keluarga Obama mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mantan presiden Obama percaya bahwa lembaga yang paling penting dalam demokrasi kita adalah warga negara. “Presiden Obama menganggap bahwa tugas sebagai juri di pengadilan merupakan kewajiban inti dari kewarganegaraan," ujar Katie seperti dikutip dari BBC, 9 November 2017.

Obama bukan presiden pertama yang dipanggil untuk menjadi juri. Pada tahun 2015, mantan Presiden George W Bush dipanggil untuk menjadi juri di pengadilan Dallas, Texas. Saat itu pun, setelah berpose untuk berfoto bersama juri lainnya, George Bush juga disuruh pulang.

Pada tahun 2013, Bill Clinton juga disuruh pulang dan dibatalkan penugasannya sebagai salah satu juri di pengadilan New York City untuk mengadili kasus penembakan terkait kasus geng kejahatan.