Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Senin, 27 November 2017 | 16:07 WIB
  • Dokter Kaget, Ratusan Koin dan 1,5 Kg Paku di Perut Pasien

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Dinia Adrianjara
Dokter Kaget, Ratusan Koin dan 1,5 Kg Paku di Perut Pasien
Photo :
  • SWNS.com/Independent.co.uk
Paku dan koin logam dari dalam tubuh Khan

VIVA – Ahli bedah yang merawat seorang pria karena diduga keracunan makanan terkejut ketika menemukan 263 koin dan 100 paku di perut pasien. Maksud Khan, pria berusia 35 tahun itu awalnya dirawat di rumah sakit dengan keluhan sakit perut. Dokter pun melakukan endoskopi untuk menyelidiki penyebabnya.

Namun mereka takjub menemukan ratusan koin bahkan paku hingga 1,5 Kilogram, puluhan pisau cukur, pecahan beling, batu potongan 6 inci dari belanga besi berkarat dalam tubuhnya. Ahli bedah di Rumah Sakit Sanjay Gandhi di Satna, Madhya Pradesh, India itu lalu segera mengoperasi pasien dan mengeluarkan 7 kilogram benda asing di tubuh pasiennya.

Khan diyakini menderita masalah kesehatan mental dan tidak memberi tahu keluarga atau teman tentang kebiasaannya mengonsumsi benda-benda berbahaya itu.

"Pasien mengeluh sakit perut, jadi kami berpikir untuk endoskopi. Kami terkejut menemukan koin, kuku, dan mur di dalam perutnya. Kami menemukan kasus seperti ini untuk yang pertama kali," kata Dokter Priyank Sharma.

"Pria ini terlihat tidak stabil secara mental karena tidak ada orang waras yang akan melakukan hal seperti ini," ujarnya lagi seperti diberitakan Independent.

Menurut para dokter, Khan bekerja sebagai pengemudi kendaraan penumpang roda tiga dan sering menelan koin yang diberikan pelanggan kepadanya. Dia mengeluhkan sakit perut selama tiga bulan terakhir.

Kerabat mengatakan bahwa Khan mengalami depresi dan mungkin akhirnya terbiasa makan benda logam. "Kapan pun dia merasakan dorongan untuk menelan koin, dia menelannya dengan air," kata seorang anggota keluarga Khan.

Hebatnya, koin dan kuku itu sebelumnya tidak menimbulkan rasa sakit atau masalah sehingga Khan meneruskan kebiasaan itu.

"Beberapa kuku yang tertancap telah menusuk bagian dalam perutnya menyebabkan pendarahan dan mengakibatkan hilangnya hemoglobin," kata dokter lainnya yang ikut membedah perut Khan. (ase)