Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 30 November 2017 | 08:33 WIB
  • Jenderal Tewas Minum Racun, Warga Bosnia Kroasia Berduka

  • Oleh
    • Endah Lismartini
Jenderal Tewas Minum Racun, Warga Bosnia Kroasia Berduka
Photo :
  • Reuters/Dado Ruvic
Poster Jenderal Bosnia Kroasia Slobodan Praljak yang tewas minum racun.

VIVA – Warga Bosnia dan Kroasia menyampaikan rasa duka cita mendalam setelah seorang Jenderal Bosnia Kroasia Slobodan Praljak tewas setelah minum racun karena permohonanannya ditolak pengadilan.

Komandan Perang Pasukan Bosnia Kroasia Slobodan Praljak memilih bunuh diri dengan cara minum racun setelah upaya bandingnya ditolak oleh pengadilan PBB. Ia memutuskan langsung meminum racun beberapa detik setelah hakim Perserikatan Bangsa Bangsa menolak permintaan bandingnya atas hukuman 20 tahun karena kejahatan perang terhadap Muslim Bosnia.

Dilansir Reuters, 30 November 2017, hakim banding di pengadilan kejahatan perang Yugoslavia memperlakukan hukuman terhadap enam orang Bosnia Kroasia  yang dinyatakan bersalah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama tahun 1990-an, dalam putusan pengadilan terakhir sebelum ditutup bulan depan.

Setelah hakim mengonfirmasi hukumannya, Praljak, yang berusia 72 tahun, mengambil sebuah gelas dan berkata, "Saya akan minum racun." Dia juga berkata, "Saya bukan penjahat perang. Saya menentang keyakinan ini," ujarnya menegaskan. Setelah itu ia meminum cairan dari gelas tersebut dan melarang semua orang mendekati atau menyentuh gelas yang ia gunakan untuk minum.

Meski pengadilan segera memanggil ambulans dan staf medis, namun nyawa Praljak tak bisa diselamatkan. Ia tewas tak lama kemudian.

Kematian Praljak ternyata membuat warga Bosnia Kroasia berduka. Mereka menyalakan lilin dan memasang spanduk bergambar wajah Praljak dan bertuliskan "pengorbananmu tak akan terlupakan."

  • Tak Terima Hukuman, Penjahat Perang Bosnia Tewas Minum Racun
    Tak Terima Hukuman, Penjahat Perang Bosnia Tewas Minum Racun