Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 8 Desember 2017 | 13:04 WIB
  • Skandal Seks Al Fayed, Ayah Kekasih Putri Diana Diungkap

  • Oleh
    • Ezra Natalyn
Skandal Seks Al Fayed, Ayah Kekasih Putri Diana Diungkap
Photo :
  • Documentary Channel 4/Telegraph.co.uk
Cheska Hill-Wood yang mengaku jadi objek cabul Mohamed Al-Fayed

VIVA – Konglomerat Mohamed Al-Fayed dituding sengaja "memelihara" gadis remaja dan melakukan kekerasan seksual terhadap pekerjanya di Harrods. Yang dilakukan Al-Fayed antara lain meminta gadis berusia 17 tahun mengenakan bikini sebelum meminta si remaja tidur dengannya.

Hal tersebut terungkap dalam program dokumenter di stasiun televisi Inggris, Channel 4, sebagaimana dilansir laman Telegraph. Miliarder yang kini berusia 88 tahun itu dituding memang menargetkan tiga orang staf di perusahaan ritel Harrods miliknya untuk memenuhi kebutuhan seksual.

Diketahui bahwa Al-Fayed sebelumnya memiliki Harrods dan kemudian menjualnya kepada pengusaha asal Qatar. Dokumenter soal skandal seks konglomerat tersebut ditayangkan dengan judul Al-Fayed: Behind Closed Doors.

Di adegan lainnya, Al-Fayed disebutkan meminta gadis 17 tahun tersebut juga menggunakan bikini agar si pengusaha bisa merekamnya kemudian menciumi si korban.

Salah satu korban yang kini berusia 40 tahun bernama Cheska Hill-Wood mengaku dilecehkan Al-Fayed dan mengatakan dia diiming-imingi akan dijadikan menjadi aktris bila mau melayani nafsu ayah dari mantan kekasih mendiang Putri Diana, Dodi Al-Fayed yang meninggal dalam kecelakaan bersama Diana di Paris pada akhir Agustus 1997.

"Saat ini banyak orang terkenal yang dibuka skandal seksnya, jadi film ini memang menjadi testimoni bagi tiga orang korban yang kini siap membeberkan pengalaman mereka jadi korban predator seks," kata juru bicara Channel 4.

Mohamed Al-Fayed sejak peristiwa kecelakaan Putri Diana dan Dodi diketahui kerap menuding Kerajaan Inggris sebagai pihak yang andil dalam kecelakaan mobil di Paris, yang menewaskan putranya. Meskipun demikian, Kepolisian belum menemukan adanya bukti dugaan bahwa pasangan tersebut memang tewas karena pembunuhan. (ren)