Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 16 Mei 2017 | 16:25 WIB
  • Terpilih Jadi Gubernur, Anies Diminta Bangun Karakter Warga

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Eduward Ambarita
Terpilih Jadi Gubernur, Anies Diminta Bangun Karakter Warga
Photo :
  • VIVA.co.id/ Eka Permadi.
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan.

VIVA.co.id – Sejumlah elemen masyarakat menaruh harapan besar kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Satu di antaranya Perhimpunan Al-Irsyad.

Ketua Umum DPP Perhimpunan Al-Irsyad, Basyir Ahmad Syawie mengatakan, pimpinan baru Jakarta harus mengakomodasi seluruh kelompok masyarakat agar tak ada lagi orang-orang yang terpinggirkan di Ibu Kota.

"Dulu kan kelihatanya tertentu saja, sehingga menjadi terbelah. Kami berharap (Anies) menjadi gubernur untuk semua. Terutama orang tidak mampu. Jangan jadi gubernur pada level tertentu saja," kata Basyir di kantor Sekretariat DPP Al - Irsyad, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Mei 2017.

Saat bersilaturahmi dengan Anies, Basyir juga meminta agar mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menguatkan karakter masyarakat. Al-Irsyad yang merupakan organisasi keagamaan, mendambakan kegiatan dakwah dan pendidikan seiring dalam pembangunan kota. 

"Kita menguatkan hal itu (dakwah dan pendidikan). Jadi salah satu kekurangan bangsa kita adalah karakter. Kita isi di situnya. Kita isi dari segi agama, itu nanti akan lebih mantap," ujarnya.

Sementara itu, Anies Baswedan mengaku akan menampung aspirasi seluruh kelompok setelah dia dan Sandiaga Uno resmi memimpin. Dengan mendengar banyak aspirasi, Anies menangkap sejumlah ide atau gagasan baru yang diperoleh dari masyarakat.

"Pemda DKI nanti kami akan fokuskan pada lapangan pekerjaan, pada pendidikan, kebutuhan pokok harga terjangkau. Tiga itu yang menjadi fokus," kata Anies.

Selain itu, dia menambahkan, salah satu cara agar kualitas pendidikan semakin meningkat adalah dengan memerhatikan tiga aspek. Menurut dia, anak- anak dalam mengenyam pendidikan tidak hanya di sekolah atau pun lingkungan sekitar. Lebih dari itu, ia menganggap peran orangtua sangat penting lantaran anak-anak memulai aktivitasnya dari rumah.

"Kami ingin keluarga menjadi pendidik yang efektif. Artinya orangtua, wali anak itu bisa memiliki pengetahuan keterampilan sesuai dengan zaman sekarang. Kami akan buatkan program-program yang bisa dimanfaatkan orangtua," kata Anies. (ase)