Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 15 Juni 2017 | 12:44 WIB
  • Usai Dilantik, Djarot akan Sambangi Ahok di Mako Brimob

  • Oleh
    • Dedy Priatmojo,
    • Eduward Ambarita
Usai Dilantik, Djarot akan Sambangi Ahok di Mako Brimob
Photo :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Pelantikan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berencana membesuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di rumah tahanan Markas Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Kunjungannya itu hanya untuk bersilaturahmi sekaligus berkonsultasi, setelah ia resmi dilantik menjadi Gubernur definitif oleh Presiden Jokowi Widodo hari ini.

Seperti diketahui, Ahok akhirnya mengundurkan diri setelah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara karena kasus penodaan agama. Ahok akan menjalani masa kurungan dua tahun penjara dan tidak bisa melanjutkan masa kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Ibu Kota hingga Oktober 2017.

"Sebelumnya kan sudah ke sana untuk diskusi, dan setelah ini saya juga akan ke sana untuk juga berdiskusi," kata Djarot di Balai Kota, Kamis 15 Juni 2017.

Djarot mengatakan, posisinya saat ini menjadi Gubernur tak lepas dari kerelaan Ahok yang tak lagi mengajukan banding atas putusan hukumnya. Menurutnya, keputusan Ahok mengundurkan diri semata-mata untuk kepentingan pembangunan Jakarta, apalagi kasusnya tersebut menyedot perhatian masyarakat luas.

"Bagaimana mempercepat penuntasan pembangunan di Jakarta tahun 2017. Karena kan sisa masa jabatan 2017 dengan pengunduran diri Pak Ahok maka proses penetapan definitif itu bisa menjadi lebih cepat karena sisa waktu tidak banyak, 5 bulan dari sekarang kurang," ujarnya.

Di sisa masa jabatannya ini, Djarot akan mengejar ketertinggalan pekerjaaan yang selama ini telah dikerjakan sepeninggal Ahok. Pekerjaaan itu seperti pembangunan infrastruktur sarana olahraga Asian Games, Simpang Susun Semanggi dan pekerjaan 6 Flyover dan Underpass yang ditargetkan rampung tahun ini.

"Maka ini harus segera kita kebut terutama beberapa yang sudah dirancang sebelumnya dan harus selesai tahun 2017," kata Djarot. (one)