Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Kamis, 15 Juni 2017 | 14:03 WIB
  • Usai Tembak Kepala David, Perampok Bagi-bagi Uang

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Irwandi Arsyad
Usai Tembak Kepala David, Perampok Bagi-bagi Uang
Photo :
  • Repro Instagram
Kondisi jenazah Davidson yang ditembak perampok di SPBU Daan Mogot.

VIVA.co.id – Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil meringkus pelaku perampokan dan penembakan terhadap nasabah bank bernama Davidson Tantono di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Salah satu pelaku yang diringkus yakni berinisial TP.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, pelaku TP mempunyai peran sendiri dalam aksi perampokan dan penembakan yang menewaskan satu orang korban.

"Dari hasil pemeriksaan saat ini inisial TP berperan sebagai penggembos ban yang memasang beberapa paku supaya dalam radius tertentu kendaraan kempis ,dan waktu itu kempis lah mengambil, merampok uang namun karena terjadi tarik menarik akhirnya tertembak sehingga meninggal dunia," kata Rikwanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jakarta Selatan, Kamis 15 Juni 2017.

Rikwanto mengatakan, saat ini penyidik masih memeriksa TP untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut. Namun dari hasil pemeriksaan, TP mengaku mendapat Rp14 Juta dari hasil perampokan itu.

"Setelah melakukan perampokan itu, pelaku berkumpul di suatu tempat. Nah di situ mereka membagi bagiannya masing-masing. TP mendapatkan Rp14 juta, yang lainnya sesuai bagiannya, kita belum mendapatkan informasi tentang itu. Setelah itu, setelah berkumpul dan bagi-bagi hasil, mereka berpencar membubarkan diri. Berpencar nya ini yang sedang kita cari," ujarnya.

Rikwanto mengatakan, TP ditangkap di daerah Bogor, Jawa Barat, pada Rabu 14 Juni 2017. Sedangkan pelaku lainnya yang sudah dikantongi identitasnya sedangkan diburu.

"Untuk pelaku lainnya sedang dilakukan pengejaran, identitas mereka sudah didapatkan penyidik, tinggal ditangkap saja," ucapnya.

Seperti diketahui, Davidson tewas ditembak perampok saat berusaha mempertahankan tas berisi uang tunai ratusan juta rupiah yang dirampas perampok dari dalam mobilnya, Jumat, 9 Juni 2017.

Uang tunai itu baru saja diambil Davidson dari salah satu bank yang berada tak jauh dari lokasi penembakan. Davidson berada di SPBU untuk mengisi angin pada ban mobilnya yang mendadak kempis. (adi)