Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Jumat, 16 Juni 2017 | 11:05 WIB
  • Djarot Ingatkan Dulu Gubernur Selevel Menteri

  • Oleh
    • Lis Yuliawati,
    • Eduward Ambarita
Djarot Ingatkan Dulu Gubernur Selevel Menteri
Photo :
  • VIVA.co.id/ Eduward Ambarita
Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat bersama Kapolda dan Pangdam Jaya ziarah

VIVA.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jumat, 16 Juni 2017. Ini bagian dari program Hari Ulang Tahun ke 490 Jakarta.

Djarot pun mengajak sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya berziarah ke sejumlah makam pahlawan, khususnya wali kota  pertama Jakarta Suwiryo. Hal itu dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan.

"Pertama ke makam yang meletakkan dasar Jakarta Pak Suwiryo, wali kota pertama. Setelah Pak Suwiryo kita ke pahlawan revolusi, ada Pak Ahmad Yani, Pak Suprapto, dan terakhir ke Pak Soediro. Terakhir itu transisi wali kota kepada gubernur," kata Djarot di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat, 16 Juni 2017. 

Sebelum berziarah, Djarot yang didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Mochamad Iriawan dan Pangdam Jaya Mayjen Jaswandi, mengadakan upacara untuk memberikan penghormatan kepada para pejuang. 

Djarot mengatakan, sosok para pahlawan harus diteladani para jajaran pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI. "Dengan cara seperti itu mereka akan lebih bersemangat dan menjadikan para pegawai Pemprov ini sosok yang berintegritas yang memang harus melayani," katanya. 

Djarot lantas menjelaskan sejarah pemilihan gubernur saat dulu hingga kini memasuki era demokrasi. Menurut Djarot, dulu gubernur Jakarta dipilih oleh Presiden. Hal itu lantaran status Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibu Kota juga merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat. 

"Karena dulu gubernur selevel dan setingkat menteri. Ini lah makna dari Daerah Khusus Ibu Kota. Sama seperti di Ibu Kota, enggak ada kota otonom, tapi kota administratif, karena wali kota diangkat gubernur, termasuk bupati," ujarnya. (ren)