Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Sabtu, 17 Juni 2017 | 14:51 WIB
  • Perampok Daan Mogot yang Didor Polisi Berperan Pilih Korban

  • Oleh
    • Ezra Natalyn,
    • Eduward Ambarita
Perampok Daan Mogot yang Didor Polisi Berperan Pilih Korban
Photo :
  • VIVA.cooid/Eduward Ambarita
Polisi tangkap perampok dan pembunuh David di Cengkareng

VIVA.co.id – Kepolisian Daerah Metro Jaya mulai menangkap satu per satu para komplotan pelaku perampokan yang juga menewaskan pengusaha Davidson Tantono, 30 tahun.

Satu pelaku tersebut hari ini akhirnya dilumpuhkan hingga sebagian kawanannya ditangkap polisi di tempat berbeda. 

"Ada 4 tersangka, 1 di antaranya tewas. Kurang lebih 10 total (pelaku). Yang meninggal ini residivis dari 23 kejahatan yang dilakukannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Prabow Yuwono saat memberikan keterangan pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu 17 Juni 2017.

Argo mengatakan, pelaku yang tewas tersebut berinisial IR. Ia ditangkap di Wilayah Karawang dan sempat melakukan perlawanan terhadap polisi. 

"Berperan mengawasi korban keluar dari bank dan pelaku juga sebagai wakil eksekutor yang berperan membagi hasil kejahatan," kata Argo. 

Dari pengembangan sementara, Argo mengatakan, masih melacak pelaku utama yang diketahui dipanggil dengan sebutan "Kapten" yang merancang seluruh kejahatan tersebut.

Dari tangan IR, para komplotan ini mendapatkan Rp14 juta per orangnya dari hasil kejahatan itu.

IR sendiri dianggap sebagai penggambar untuk masuk ke kantor bank dan memilih calon korban untuk dikoordinasikan ke teman lainnya di luar.

"Semua yang ikut di sini dikasih Rp14 juta, jadi pelaku IR adalah wakil kapten," ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari para pelaku, ada 23 lokasi yang sebelumnya pernah menjadi sasaran. 

Bila ditotal, para pelaku ini sudah berhasil merampok uang dari tangan korbannya hingga lebih dari Rp500 juta.

"Sebelumnya sudah melakukan pencurian kurang lebih 23 tempat kejadian yang dilakukan sejak April 2017 hingga Juni 2017," ujarnya.