Download Our Application
A Group Member of VIVA

viva.co.id

  • Selasa, 20 Juni 2017 | 13:01 WIB
  • Usai Tembak Kepala David, Kapten Rampok Buang Pistol

  • Oleh
    • Bayu Adi Wicaksono,
    • Foe Peace Simbolon
Usai Tembak Kepala David, Kapten Rampok Buang Pistol
Photo :
  • Repro Instagram
Kondisi jenazah Davidson yang ditembak perampok di SPBU Daan Mogot.

VIVA.co.id – Petugas Kepolisian Daerah Metro Jaya menembak mati ketua alias kapten kelompok perampok sadis yang menembak kepala nasabah bank bernama Davidson Tantono di area SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kapten rampok berinisial SFL terpaksa dilumpuhkan karena berusaha merampas pistol milik petugas yang mengawal usai diringkus di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Menurut Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SFL berusaha merampas pistol saat dalam perjalanan menuju ke lokasi tempat dia membuang senjata api yang dipakainya untuk menembak kepala Davidson.

"Saat hendak menunjukkan tempat, dia mau mencabut senjata api anggota sehingga ditembak secara tegas dan terukur," kata Rudy, Selasa, 20 Juni 2017.

Rudy mengatakan, sebelum tewas ditembak petugas, SFL sempat mengatakan, telah membuang pistol miliknya dalam pelarian dari Jakarta menuju Banyuwangi, pistol itu dibuang di sekitar wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

"Tersangka mengaku membuang senjata api di jalan bypass Sidoarjo," kata Rudy.

Berdasarkan penyelidikan, SFL merupakan orang terlibat tarik menarik tas berisi uang ratusan juta rupiah dan menembak kepala korban hingga tewas di area SPBU.

(Baca: Usai Tembak Kepala David, Perampok Bagi-bagi Uang)